Analisis Perbandingan Perhitungan ETO Metode FAO Penman-Monteith dengan Priestley-Taylor, Thornthwaite dan Panci Evaporasi Kelas A

dc.contributor.authorAhmad Andika Rossy
dc.date.accessioned2026-02-26T01:41:04Z
dc.date.issued2025-01-23
dc.descriptionReaploud Repository February_agus
dc.description.abstractEvapotranspirasi referens (ETO) dapat ditentukan melalui FAO Penman Monteith, Priestley-Taylor, Thornthwaite dan Panci Evaporasi dengan masing masing kelebihan dan kelemahan terkait input data yang diperlukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan antara ETO metode Priestley-Taylor dan Thornthwaite terhadap metode FAO Penman-Monteith, mencari hubungan antara ETO metode FAO Penman-Monteith dengan evaporasi panci, dan menentukan koefisien panci evaporasi yang dioperasikan pada lokasi penelitian. Penelitian ini dilakukan di stasiun meteorologi Fakultas Pertanian Universitas Jember (08°09’45,23” LS dan 113°42’55,24” BT; 135 mdpl) dalam bulan Februari 2023 – Desember 2023. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi suhu udara, kelembaban relatif, kecepatan angin, radiasi matahari, evaporasi panci, dan curah hujan. Data ETO dihasilkan dari kombinasi variabel suhu udara, kelembaban relatif, kecepatan angin, dan radiasi matahari, sedangkan data koefisien panci dihasilkan melalui pembagian antara ETO metode FAO Penman-Monteith dengan evaporasi panci. Data penelitian kemudian dianalisis menggunakan uji Welch, RMSE, MBE, Relative Error, koefisien korelasi, indeks Wilmott, dan regresi linier. Hasil penelitian ini menunjukkan ETO metode FAO Penman-Monteith, Priestley-Taylor dan Thornthwaite berturut-turut berkisar antara 2,10 – 3,38 mm hari-1, 2,45 – 3,91 mm hari-1, dan 3,48 – 5,40 mm hari-1. ETO metode Priestley Taylor menghasilkan simpangan lebih rendah dibanding perhitungan metode Thornthwaite. Nilai RMSE, MBE, dan relative error yang ditunjukkan berturut turut sebesar 0,487 mm hari-1, 0,482 mm hari-1 dan 18,3% serta korelasi lebih erat dengan indeks Wilmott sebesar 0,709 dan koefisien korelasi sebesar 0,985. Hasil perhitungan koefisien panci pada lokasi penelitian menunjukkan rentang antara 0,54 pada Bulan Oktober hingga 0,84 pada Bulan Agustus. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ETO metode Priestley-Taylor menunjukkan nilai yang paling mendekati metode FAO Penman-Monteith. ETO metode Priestley-Taylor dapat menjadi alternatif terbaik untuk wilayah yang serupa dengan lokasi penelitian jika terdapat keterbatasan data meteorologis yang tersedia. Rentang nilai koefisien panci selama masa penelitian berkisar antara 0,54 pada Bulan Oktober hingga 0,84 pada Bulan Agustus. Metode Priestley-Taylor merupakan alternatif terbaik untuk estimasi ETO di wilayah serupa jika data tersedia terbatas. Penetapan nilai koefisien panci evaporasi dalam variasi bulanan membantu meningkatkan akurasi pengukuran panci evaporasi terhadap evapotranspirasi referens.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Dr. Ir. Cahyoadi Bowo,
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/4561
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Pertanian
dc.subjectevapotranspirasi referens
dc.subjectevaporasi panci
dc.subjectkoefisien panci
dc.titleAnalisis Perbandingan Perhitungan ETO Metode FAO Penman-Monteith dengan Priestley-Taylor, Thornthwaite dan Panci Evaporasi Kelas A
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
AHMAD ANDIKA ROSSY - 191510301030.pdf
Size:
1.06 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: