Analisa Perbandingan Algoritma K-Nearest Neighbor, Naive Bayes dan Support Vector Machine dengan Fitur Chi-Square pada Penyakit Hepatitis C
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer
Abstract
Hepatitis C merupakan salah satu tipe hepatitis yang disebabkan oleh virus
Hepatitis C. Penyakit ini merupakan penyakit yang membahayakan manusia karena
dapat menyebabkan peradangan pada jaringan hati. Virus ini ditularkan melalui
darah dan sebagian besar infeksi terjadi melalui paparan darah dari praktik injeksi
yang tidak aman, perawatan kesehatan yang tidak aman, transfusi darah yang tidak
disaring, penggunaan narkoba suntik, dan praktik seksual yang menyebabkan
paparan darah. HCV dapat menyebabkan hepatitis akut dan kronis, mulai dari
penyakit ringan hingga penyakit serius seumur hidup termasuk sirosis hati dan
kanker. Deteksi dan pengobatan dini dapat mencegah kerusakan hati yang serius
dan pengklasifikasian yang tepat dapat meningkatkan kesehatan jangka panjang.
Penerapan Machine Learning memiliki kemampuan untuk menganalisis
data dalam jumlah besar, mengenali pola, dan membuat keputusan tanpa perlu
diprogram secara eksplisit, Machine Learning dapat meningkatkan efisiensi,
dan akurasi pada model klasifikasi. Dalam hal tersebut, penerapan Machine
Learning dapat memiliki peran dalam proses klasifikasi suatu penyakit yang dalam
hal ini yaitu pada penyakit Hepatitis C.
Penelitian ini menggunakan algoritma K-Nearest Neighbor, Naive Bayes
Dan Support Vector Machine. Selain itu, penelitian ini menerapkan metode seleksi
fitur Chi-Square yang memanfaatkan cara pemilihan fitur kedepannya dalam
menguji semua fitur kemudian mengahapus fitur yang tidak relevan. Penelitian ini
juga menerapkan Hyperparameter Tuning menggunakan Grid Search untuk
meninjau kembali hyperparameter yang digunakan pada model setelah dilakukan
proses seleksi fitur dan membandingkan hasil algoritma murni dengan algoritma
yang sudah dikombinasikan dengan Chi-square. Mengukur kinerja algoritma
menggunakan Confussion Matrix dan grafik ROC AUC. Matrix yang digunakan
yaitu accuracy, precision, recall, dan F1-score. Dalam penelitian ini, evaluasi
kinerja model melibatkan teknik K-Fold Cross Validation, yaitu teknik untuk
membagi data menjadi K-subset dengan berukuran sama ataupun hampir sama.
Description
Reuploud file repositori 20 Mei 2026_Firli
