Analisis Determinan Kejadian Obesitas Pada Remaja Sekolah Menengah Pertaman Dengan Pendekatan Model Sosial Ekologi di Kabupaten Banyuwangi
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Tesis ini membahas permasalahan obesitas pada remaja Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Banyuwangi yang menunjukkan angka prevalensi tinggi dan menjadi tantangan kesehatan masyarakat. Obesitas remaja dipandang sebagai masalah kompleks karena tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu, tetapi juga oleh lingkungan keluarga, sekolah, sosial, dan budaya. Kondisi ini diperparah oleh perubahan gaya hidup, meningkatnya perilaku sedentari, pola makan tidak sehat, serta lingkungan sekolah yang belum sepenuhnya mendukung perilaku hidup sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kejadian obesitas remaja menggunakan pendekatan Model Sosial Ekologi, yang mencakup lima level pengaruh, yaitu mikrosistem (perilaku makan individu), mesosistem (gaya pengasuhan orang tua), eksosistem (status sosial ekonomi keluarga), makrosistem (perilaku sedentari dan budaya), serta kronosistem (lingkungan makan sekolah). Serta menempatkan pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sebagai variabel mediasi yang berpotensi memperkuat atau melemahkan pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap kejadian obesitas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan desain potong lintang (cross-sectional). Penelitian dilakukan pada remaja SMP dengan obesitas di tiga wilayah kerja puskesmas di Kabupaten Banyuwangi, dengan sampel yang dipilih secara stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui alat ukur terstandar yang merepresentasikan setiap level dalam model sosial ekologi serta pelaksanaan UKS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor dalam Model Sosial Ekologi berpengaruh terhadap pelaksanaan program kesehatan sekolah (UKS), namun tidak seluruhnya berpengaruh langsung terhadap kejadian obesitas, di mana hanya eksosistem yang menunjukkan pengaruh signifikan. Sehingga obesitas remaja merupakan masalah kompleks yang kemungkinan dipengaruhi oleh berbagai faktor lain yang belum teridentifikasi dalam penelitian ini, maka diperlukan intervensi yang lebih komprehensif, terintegrasi, dan berkelanjutan, khususnya melalui penguatan program kesehatan berbasis sekolah untuk meningkatkan efektivitas penanganannya.
Description
Validasi dan Finalisasi Repositori File 04 Agustus 2026_Kholif Basri
