Analisis Hambatan Terhadap Efisiensi Bahan Bakar pada Variasi Desain Bentuk Lambung Kapal Ikan Tradisional di Puger
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
fakultas teknik
Abstract
Kecamatan Puger merupakan salah satu kecamatan yang berada di
Kabupaten Jember, Provinsi Jawa timur. Daerah tersebut berada di kawasan pesisir
Pantai Selatan dan banyak masyarakatnya yang berprofesi sebagai nelayan. Kapal
yang dipakai oleh Masyarakat pada daerah Puger adalah kapal jukong dengan rata
rata panjangnya adalah 12 meter. Peneletitian ini merupakan lanjutan dari penelitian
sebelumnya yang membahas mengenai stabilitas pada kapal ikan di Puger yang
setelah dilakukan pengujian ternyata lambung kapal ikan yang berada di daerah
Puger tidak memenuhi standar stabilitas yang ditetapkan oleh BKI dengan beberapa
kondisi. Setelah dilakukan variasi bentuk lambung kapal ikan pada penelitian
sebelumnya, penelitian dilanjutkan dengan melakukan uji coba kepada variasi
bentuk lambung kapal yang baru dapat efisien terhadap bahan bakar. Tahap pertama
dalam penelitian ini adalah mendesain bentuk lambung kapal existing, dan variasi
1,2,3 dan 4. Setelah melakukan desain gambar, Langkah selanjutnya adalah dengan
melakukan pengujian hambatan terhadap kelima model kapal tersebut
menggunakan software. Setelah dilakukan pengujian didapatkan hasil hambatan
pada kapal existing adalah sebesar 1898,71 N. Hambatan kapal pada variasi kapal
1, 2, 3, dan 4 masing masing adalah 1772,92 N hambatan pada kapal 1, dan 2478,09
untuk kapal model 2, kemudian 2698,08 pada kapal model 3 dan 2169,18 pada
kapal model 4. Dari hasil hambatan pada model kapal variasi kemudian dilakukan
pemasangan model mesin kapal yang cocok dengan melakukan perhitungan
BHPmcr (Brake Horsepower Maximum Continuous Rating). Setelah melakukan
perhitungan dan pemasangan mesin yang cocok. Langkah selanjutnya adalah
melakukan perhitungan konsumsi bahan bakar. Setelah melakukan perhitungan
konsumsi bahan bakar dapat diketahui bahwa kapal model 1 memiliki konsumsi
bahan bakar yang lebih rendah dari pada model kapal yang lain bahkan dengan model kapal existing. Kemudian dilakukan perbandingan efisiensi bahan bakar
pada kapal existing dan model kapal 1 didapatkan hasil bahwa model kapal 1 lebih
efisien sebanyak 12,85 % dari model kapal existing
Description
Reupload file repository 12 februari 2026_agus/feren
