Dampak Implementasi Renewable Energy Directive II Terhadap Ekspor Minyak Kelapa Sawit Indonesia

dc.contributor.authorIda Bagus Indra Raynanda Januardana
dc.date.accessioned2026-08-13T04:58:21Z
dc.date.issued2026-07-27
dc.descriptionFinalisasi Repository/HASYIM Agustus 2026
dc.description.abstractUni Eropa menerapkan Renewable Energy Directive II (RED II) sebagai bagian dari upaya mempercepat transisi energi dan mencapai target penggunaan energi terbarukan. Dalam implementasinya, kebijakan tersebut menetapkan minyak kelapa sawit sebagai high indirect land-use change (ILUC)-risk feedstock, disertai penerapan mekanisme freeze level dan phase-out yang membatasi penggunaannya sebagai bahan baku biofuel di Uni Eropa. Kebijakan tersebut memunculkan perdebatan karena di satu sisi bertujuan melindungi lingkungan, namun di sisi lain berdampak terhadap dinamika perdagangan minyak kelapa sawit Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana implementasi RED II memengaruhi dinamika perdagangan minyak kelapa sawit Indonesia serta sejauh mana implementasi tersebut mencerminkan praktik Green Protectionism. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kerangka analisis menggunakan konsep Green Protectionism yang terdiri atas empat indikator, yaitu kebijakan lingkungan sebagai instrumen perdagangan, hambatan non-tarif berbasis lingkungan, perlindungan terhadap kepentingan ekonomi domestik, dan ketimpangan kapasitas antarnegara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi RED II mengubah dinamika perdagangan minyak kelapa sawit Indonesia melalui pembatasan akses pasar biodiesel, penurunan ekspor ke sejumlah negara anggota Uni Eropa, serta peningkatan penggunaan feedstock alternatif yang diproduksi di kawasan tersebut. Analisis terhadap keempat indikator menunjukkan bahwa implementasi RED II secara dominan mencerminkan praktik Green Protectionism. Meskipun dibangun atas dasar tujuan keberlanjutan dan pengurangan emisi, implementasi kebijakan tersebut juga menghasilkan konsekuensi perdagangan yang memberikan keuntungan relatif bagi feedstock domestik Uni Eropa, sehingga tujuan lingkungan dan kepentingan ekonomi berjalan secara bersamaan dalam pelaksanaan kebijakan.
dc.description.sponsorshipDrs.Sus Eko Zuhri Ernada Grad.Dipl.IR.,MA.,CIQaR, CIQnR
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/13894
dc.language.isoOther
dc.publisherFAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
dc.subjectKata kunci: Green Protectionism
dc.subjectRenewable energy DIrective II (RED II)
dc.subjectMinyak Kelapa Sawit
dc.subjectIndirect Land-Use Change (ILUC)
dc.subjectPerdagangan Internasional.
dc.titleDampak Implementasi Renewable Energy Directive II Terhadap Ekspor Minyak Kelapa Sawit Indonesia
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 7
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220910101104 - IDA BAGUS INDRA RAYNANDA JANUARDANA - BAGIAN DEPAN.pdf
Size:
4.01 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220910101104 - IDA BAGUS INDRA RAYNANDA JANUARDANA - BAB 1.pdf
Size:
373.2 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220910101104 - IDA BAGUS INDRA RAYNANDA JANUARDANA - BAB 2.pdf
Size:
557 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220910101104 - IDA BAGUS INDRA RAYNANDA JANUARDANA - BAB 3.pdf
Size:
376.71 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
220910101104 - IDA BAGUS INDRA RAYNANDA JANUARDANA - BAB 4.pdf
Size:
679.15 KB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: