Determinan Kriminalitas di Provinsi Sulawesi Selatan: Studi Empiris Pendekatan Spasial
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Kemajuan zaman yang semakin pesat, maka semakin meningkat pula tuntutan yang akan dihadapi oleh setiap individu. Hal ini bisa menjadi pemicu tindakan seseorang yang dapat melanggar hukum. Kejahatan di Indonesia sering kali dilakukan, terutama di Provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan data crime total, jumlah kejahatan yang dilaporkan pada 24 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2019-2023 mengalami fluktuasi. Hal tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya yaitu meningkatnya ketidakpastian ekonomi akibat efek pandemi COVID-19 yang mengakibatkan banyak orang kehilangan pekerjaan dan sumber penghasilan. Teori rational choice menganggap bahwa individu sebagai pelaku rasional yang membuat keputusan akan melakukan suatu kejahatan jika hasil dari aktivitas legal kurang menguntungkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap tingginya kriminalitas di Provinsi Sulawesi Selatan dengan melihat pengaruh variabel kemiskinan, pengangguran, pendidikan, dan kepadatan penduduk. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan pendekatan kuantitatif dengan metode Geographically Weighted Regression-Panel. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan pada variabel kemiskinan, pendidikan, dan kepadatan penduduk terhadap kriminalitas di Provinsi Sulawesi Selatan. Sedangkan variabel pengangguran tidak berpengaruh terhadap kriminalitas di Provinsi Sulawesi Selatan. Temuan ini menegaskan kepada pemerintah setempat untuk lebih tegas dan adil agar keadilan, kesejahteraan, keamaan, dan kenyamanan di suatu wilayah dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.
Description
Reupload Repositori File 26 Maret 2026_Kholif Basri
