Analisis Berpikir Pseudo Siswa dalam Menyelesaikan Soal Tipe Higher Order Thinking Skills
| dc.contributor.author | Helda Cristin Turnip | |
| dc.date.accessioned | 2026-01-30T08:54:44Z | |
| dc.date.issued | 2025-03-10 | |
| dc.description | Reupload file repositori 30 Januari 2026_Yudi | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan karena fenomena berpikir pseudo yang sering muncul dalam penyelesaian soal Higher Order Thinking Skills (HOTS). Banyak siswa memberikan jawaban yang tampak benar, namun sebenarnya tidak didasarkan pada pemahaman konseptual dan analitik yang mendalam. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan berpikir pseudo siswa dalam menyelesaikan soal tipe Higher Order Thinking Skills kelas X 7 di SMAK Santo Paulus Jember. Jenis penelitian ini merupakan penelitian dekskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2024. Subjek pada penelitian ini adalah kelas X 7 di SMAK Santo Paulus Jember yang terdiri dari 31 siswa. Berdasarkan analisis data validasi instrumen, didapatkan nilai rata-rata 𝑉𝑎 untuk soal tes yaitu 3 ≤ 3,89 < 4 dan nilai rata-rata 𝑉𝑎 untuk wawancara yaitu 3 ≤ 3,625 < 4. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua intrumen tersebut valid dan dapat digunakan untuk penelitian. Pada hasil penelitian dipilih 4 siswa dari 31 siswa kelas X 7 yang dapat mewakili gambaran kondisi sebenarnya di lapangan yaitu siswa yang mengalami berpikir pseudo benar dan siswa yang mengalami berpikir pseudo salah. Siswa yang mengalami berpikir pseudo benar mampu memberikan jawaban yang benar, namun pemahaman mereka terhadap konsep dan proses penyelesaian masih keliru. Hal ini disebabkan oleh ketidakmampuan dalam menyatakan ulang konsep, proses penyelesaian yang salah, miskonsepsi, (fuzzy memory), dan identifikasi permasalahan bersifat dangkal/tergesa-gesa (superficial similarities). Sebaliknya, siswa yang mengalami berpikir pseudo salah memberikan jawaban yang salah, tetapi mampu mengoreksi dan bernalar dengan benar setelah refleksi. Penyebabnya adalah ketidaktelitian dalam perhitungan, ingatan prosedur yang samar, dan ketergesa gesaan dan tidak melakukan pemeriksaan kembali. | |
| dc.description.sponsorship | Dra. Dinawati Trapsilasiwi, M.Pd. - Dhanar Dwi Hary Jatmiko, S. Pd., M. Pd. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/867 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | |
| dc.subject | Berpikir Pseudo | |
| dc.subject | Higher Order Thinking Skills | |
| dc.title | Analisis Berpikir Pseudo Siswa dalam Menyelesaikan Soal Tipe Higher Order Thinking Skills | |
| dc.type | Other |
