Mitos Ritual Pager Gunung Desa Bedewang Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi
| dc.contributor.author | Nadita Agasi Salim | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-19T02:58:23Z | |
| dc.date.issued | 2025-07-16 | |
| dc.description | Reupload file repository 19 Februari 2026_Ratna | |
| dc.description.abstract | Mitos ritual Pager Gunung merupakan salah satu cerita yang dipercaya masyarakat untuk persembahan meminta pertolongan. Ritual Pager Gunung ini dimaksudkan memindah gunung untuk menutupi wilayah Blambangan dari selatan sampai ke utara. Latar belakang diadakan ritual Pager Gunung ini yaitu ketika pasukan Majapahit akan memerangi Kerajaan Blambangan. Dewi Sekar Arum yang menggantikan Menak Jinggo memimpin Kerajaan Blambangan mendengar kabar bahwa pasukan Majapahit akan mengimpaksi Blambangan. Laku tapa brata segera dilakukan Dewi Sekar Arum untuk meminta petunjuk agar menyelamatkan rakyat Blambangan dari perang. Petunjuk untuk melakukan ritual Pager Gunung untuk menutupi batas wilayang Blambangan secara spiritual dengan gunung. Makna simbolik dari ritual Pager Gunung sarat akan makna ini menarik untuk diteliti dan simbolis yang terdapat pada panganan Tumpang Pitu perlu diketahui oleh masyarakat Banyuwangi. Mitos ritual Pager Gunung tidak banyak diketahui masyarakat Desa Bedewang sendiri, fokus penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan (1) rekonstruksi mitos; (2) makna simbolik mitos ritual Pager Gunung; (3) nilai budaya mitos ritual Pager Gunung; (4) fungsi mitos ritual Pager Gunung; dan (5) pemanfaatan mitos ritual Pager Gunung sebagai altermatif materi pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA kelas X semester 1 (satu). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan tradisi lisan dan etnografi Spradley. Informasi dan wawancara secara mendalam bersama narasumber adalah sumber data utama dari penelitian mitos ritual Pager Gunung. Data penelitian ini berupa hasil wawancara, catatan etnografi, dan terjemahan. Setelah mengumpulkan data, analisis etnografi dilakukan untuk menghasilkan informasi dan wawasan yang bermakna dari data awal. Teknik analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponen, dan analisis budaya digunakan untuk mengelola data yang telah diperoleh. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Prof. Dr. Sukatman., M.Pd. DPA : Fitri Nura Murti, S.Pd., M.Pd. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/3660 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | |
| dc.subject | Mitos ritual Pager Gunung | |
| dc.subject | Songgon Kabupaten Banyuwangi | |
| dc.title | Mitos Ritual Pager Gunung Desa Bedewang Kecamatan Songgon Kabupaten Banyuwangi | |
| dc.type | Other |
