Penerapan Model Bisnis Melalui Pendekatan Triple Layered Business Model Canvas Pada Agroindustri Kopi Herbal Kapulaga “Cardamooa” di Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan unggulan yang banyak
dibudidayakan serta memiliki potensi dan peran strategi dalam perkembangan
perekonomian nasional khususnya dalam sektor perindustrian. Seiring dengan
banyaknya perkebunan kopi di daerah Jember banyak masyarakat dan
agroindustri yang mengolah dan memanfaatkan hasil perkebunan kopi sebagai
mata pencarian utama. Bedasarkan potensi yang dimiliki Kabupaten Jember,
Agroindustri Kopi Herbal Kapulaga dengan nama “Cardamooa” memproduksi
sejak tahun 2017, melakukan diversifikasi produk kopi menjadi kopi herbal yang
dicampur dengan rempah-rempah diantaranya kapulaga sebagai campuran utama
dan ditambah jahe, kayu manis, dan cabe jamu proses produksi kopi herbal
kapulaga menggunakan mesin giling dan roasting. Kopi herbal kapulaga
“Cardamooa” adalah inovasi dalam industri kopi yang menggabungkan rasa dan
manfaat kesehatan yang ada pada rempah-rempah. Produk ini diproduksi guna
menarik minat konsumen dengan kombinasi unik yang menawarkan pengalaman
baru bagi konsumen serta memiliki manfaat kesehatan. Hal ini yang membedakan
produk olahan kopi herbal dengan produk kopi lainnya. Perlu adanya penerapan
model bisnis yang tepat untuk keberhasilan produk kopi herbal kapulaga
“Cardamooa”.
Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
dan mengambil keputusan pada usaha Agroindustri Kopi Herbal Kapulaga
“Cardamooa” sehingga dapat mengetahui elemen yang perlu dikembangkan.
Penentuan lokasi menggunakan metode purposive sampling, menggunakan data
primer melalui proses wawancara menggunakan kuisioner dan studi literatur.
Metode pengambilan contoh menggunakan purposive sampling dan accidental
sampling. Metode analisis data menggunakan metode deskriptif untuk mengetahui
setiap elemen yang ada pada lapisan ekonomi, lingkungan, dan sosial dan PMIA
(Plus Minus Implication Analysis) guna mengetahui nilai yang ada pada setiap
lapisan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui elemen yang harus dipertahankan dan
dikembangkan dalam agroindustri ini.
Hasil analisis menunjukan bahwa 1) penggambaran setiap lapisan yang
terdapat pada TLBMC (Triple Layered Business Canvas) dihasilkan pada
beberapa lapisan ekonomi, lapisan lingkungan dan lapisan sosial yang memenuhi
sembilan elemen dimana pada lapisan ini layak untuk dilanjutkan dan
direkomendasikan untuk dikembangkan menjadi lebih baik, 2). Pengambilan
keputusan dalam model bisnis TLBMC Agroindustri Kopi Herbal Kapulaga
“Cardamooa” menggunakan alat analysis PMIA (Plus Minus Implication
Analysis) pada Lapisan ekonomi mendapatkan total skor sebesar 113, dimana skor
tersebut bernilai positif, jadi lapisan ekonomi layak untuk dilanjutkan, Lapisan
sosial berada pada peringkat dua dengan skor sebesar 109, dimana skor tersebut
bernilai positif, jadi lapisan sosial layak untuk dilanjutkan dan mendapatkan
peringkat kedua dalam keuntungan setelah lapisan ekonomi. Lapisan lingkungan
menjadi peringkat terkahir dengan skor sebesar 104, dimana skor tersebut bernilai
positif, jadi lapisan lingkungan layak untuk dilanjutkan dan mendapatkan
peringkat ketiga setelah lapisan ekonomi dan lapisan sosial, jadi lapisan
lingkungan layak untuk dilanjutkan dan direkomendasikan untuk dikembangkan
lagi untuk menjadi lebih baik.
Description
Reuploud Repository hasyim Juni 2026
Validasi file repositori 12 Mei 2026_Magang SP (Ulum)_Firli
