Rancang Bangun Alat Pengatur Aliran Irigasi Menggunakan Valve Otomatis Berbasis Motor DC dengan Model Worm Gear
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Irigasi hemat air banyak digunakan diberbagai tempat dengan tujuan
sebagai pengatur kebutuhan pasokan air pada lahan. Sistem irigasi ini memiliki
kekurangan pada manajemen pengolahan distribusi pada lahan pertanian. Sehingga,
sistem distribusi air pada lahan perlu dilakukan evaluasi. Pengaturan distribusi
hemat air menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan selain itu, menjadi
tantangan bagi para petani. Sistem kontrol irigasi hemat air menjadi faktor kunci
para petani untuk mengatur distribusi air pada lahan pertanian. Sistem kontrol
irigasi sebenarnya sudah banyak ditemukan dipasaran, akan tetapi banyak sistem
kontrol irigasi yang kurang efektif. Contoh sistem kontrol irigasi yang kurang
efektif telah digunakan oleh salah satu petani di Jember, pengontrol tersebut adalah
timer kran otomatis. Pengontrol tersebut mengalami penurunan debit air yang
cukup besar, sehingga penggunaan rancang bangun alat valve untuk mengatur
manajemen distribusi air sangat diperlukan bagi para petani.
Proses pembuatan rancang bangun alat valve dilakukan dengan
memanfaatkan stop kran yang terdapat katup, dimana konsep yang digunakan
dengan memodifikasi stop kran biasa. Stop kran tersebut digerakkan dengan dua
roda gigi yang memanfaatkan konsep dari worm gear. Katup tersebut dapat bekerja
dengan cara membuka dan menutup jalur aliran air, dimana proses pembukaan dan
penutupan tersebut dilakukan dengan menggerakkan dua roda gigi yang terhubung
dengan ball valve yang ada. Roda gigi tersebut akan digerakkan dengan motor DC
sebagai penggerak worm gear. Rancangan tersebut terdiri dari perancangan
mekanik dan elektrikal, dimana rancangan mekanikal terdiri dari desain valve yang
dibuat dan rancangan elektrikal terdiri dari pembuatan sistem penggerak valve
tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan pembuatan rancang
bangun alat valve dengan mengetahui efektivitas kinerjanya dapat berjalan sesuai
rancangan dan kebutuhan, tetapi dibeberapa kondisi tertentu valve mengalami
ketidakstabilan. Analisa dilakukan dengan melakukan uji coba lebih lanjut pada
beberapa kondisi yang mengalami ketidakstabilan. Kondisi ketidakstabilan terdapat
pada penggunaan waktu respon dan konsumsi daya dan energi. Ketidakstabilan
pada waktu respon terdapat pada kondisi ketika waktu valve tertutup, dimana pada
kondisi tersebut memiliki pola yang hampir sama. Kondisi valve ketika tertutup
memiliki waktu respon yang lebih besar dibandingkan ketika waktu respon buka.
Faktor yang mempengaruhi terjadi hal tersebut yaitu adanya gesekan mekanik dan
kondisi gear yang masih seret, tetapi kondisi tersebut masih dalam batas aman.
Ketidakstabilan selanjutnya terdapat pada kondisi ketika penggunaan konsumsi
daya dan energi. Penggunaan daya dan energi yang lebih besar dapat disebabkan
karena beberapa faktor yaitu adanya aliran fluida, adanya gesekan mekanik, dan
kondisi gear yang seret, akan tetapi hal tersebut masih dapat dikatakan dalam batas
aman. Analisa efektivitas menunjukkan bahwa secara keseluruhan rancang bangun
alat valve dapat bekerja secara baik, efektif, dan kondisi ketidakstabilan yang terjadi
masih dalam jangkauan batas aman yang telah direncanakan.
Description
Reuploud file repositori 23 Feb 2026_Firli
