Hubungan Paritas dan Durasi Kontrasepsi Hormonal dengan Stadium Kanker Serviks di RSUD Haji Provinsi Jawa Timur
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran
Abstract
Kanker serviks merupakan kanker kedua tersering pada wanita di Indonesia
dan sering ditemukan pada stadium lanjut, sehingga memperburuk prognosis pasien.
Beberapa faktor risiko yang berkontribusi terhadap keparahan penyakit ini di
antaranya adalah paritas tinggi dan penggunaan kontrasepsi hormonal jangka panjang.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara paritas dan durasi
kontrasepsi hormonal dengan stadium kanker serviks pada pasien di RSUD Haji
Provinsi Jawa Timur. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan
pendekatan cross-sectional dan menggunakan data sekunder rekam medis. Populasi
penelitian adalah seluruh pasien kanker serviks yang terdiagnosis antara 1 Januari
2022 hingga 31 Mei 2025. Sampel berjumlah 57 pasien yang dipilih dengan teknik
purposive sampling berdasarkan kriteria. Analisis data menggunakan uji korelasi
Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien paritas ≥3
(61,4%) dan durasi penggunaan kontrasepsi hormonal >5 tahun (71,9%). Mayoritas
pasien terdiagnosis pada stadium 3 (63,2%). Terdapat hubungan signifikan antara
paritas dengan stadium kanker serviks (p = 0,000, r = 0,482), serta antara durasi
kontrasepsi hormonal dengan stadium kanker serviks (p = 0,007, r = 0,354).
Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi paritas dan semakin lama
penggunaan kontrasepsi hormonal, semakin besar kemungkinan pasien terdiagnosis
pada stadium kanker serviks yang lebih lanjut. Hasil penelitian ini diharapkan dapat
menjadi dasar edukasi masyarakat tentang pentingnya perencanaan kehamilan,
pemilihan kontrasepsi yang tepat, serta deteksi dini kanker serviks untuk mencegah
progresivitas penyakit.
Description
Reuploud Repository hasyim Mei 2026
Approved by Teddy
