Pengembangan E-Modul Berbasis Articulate Storyline 3 pada Materi Keseimbangan dan Struktur Pasar Kelas X-5 SMAN Jenggawah Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Abad ke-21 teknologi dan informasi berkembang dengan sangat cepat dan mempengaruhi banyak bidang, termasuk bidang pendidikan. Penggunaan teknologi dan informasi dalam dunia pendidikan mendorong seorang guru untuk beradaptasi dalam menyesuaikan pembelajaran dengan mengembangkan bahan ajar berbasis teknologi saat melaksanakan pembelajaran. Namun guru banyak menemui kendala dalam hal mengembangkan materi pembelajaran, seperti halnya di SMAN Jenggawah dimana guru di kelas X Ekonomi masih memiliki keterbatasan untuk mengembangkan bahan ajar yang terintegrasi dengan teknologi. Pembelajaran di kelas X-5 masih menggunakan bahan ajar berupa buku paket dan LKS yang isinya masih sangat monoton karena berbasis teks. Dengan demikian, dibutuhkan alternatif bahan ajar lain yang layak, relevan, dan terintegrasi dengan teknologi.
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk berupa e-modul ekonomi berbasis articulate storyline 3 pada materi keseimbangan dan struktur pasar yang layak dan mudah digunakan dari segi materi, desain dan bahasa untuk kelas X-5 SMAN Jenggawah. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangaan Four-D(define, design, develope, disseminate). Subjek uji coba penelitian terdiri dari siswa kelas X-5. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara dan lembar validasi. Data dianalisis menggunakan skala likert untuk mengukur tingkat kelayakan produk dari para validator ahli dan respons siswa terhadap kemudahan penggunaan produk e-modul berbasis articulate storyline 3.
Hasil uji validasi pada prototipe pertama memperoleh hasil kelayakan materi sebesar 72% dengan kategori layak namun perlu direvisi, sedangkan hasil kelayakan pada aspek desain memperoleh skor 77,5% dengan kategori layak namun perlu direvisi. Hasil tersebut juga diperoleh beberapa saran dan masukan sehingga perlu dilakukan revisi pada e-modul. Kemudian pada uji validasi prototipe kedua, dilakukan uji validasi pada aspek materi dan desain. Adapun hasil uji validasi pada aspek materi memperoleh skor 82% dengan kategori sangat layak dan hasil uji validasi pada aspek desain memperoleh skor 85% dengan kategori sangat layak.
Uji respons siswa pada e-modul berbasis articulate storyline 3 dinilai berdasarkan aspek kemudahan penggunaan e-modul menghasilkan rata-rata sebesar 94,1%. Hasil tersebut mendapatkan kriteria sangat baik berdasarkan teori oleh (Ridwan ,2013). Indikator yang mendapatkan persentase terendah pada uji respons siswa yaitu indikator pada aspek kemudahan penggunaan aplikasi e-modul saat dioperasikan dengan skor presentase 86%. Hasil persentase tersebut masih termasuk pada kriteria sangat baik. Indikator tersebut memperoleh nilai yang rendah disebabkan karena beberapa android yang dimiliki oleh siswa masih menggunakan android versi lama dan penyimpanan media hampir penuh. Sehingga dengan hal demikian, aplikasi e-modul pada beberapa siswa bekerja lebih lambat saat dioperasikan.
Sepuluh indikator yang digunakan dalam uji respons siswa, keempat indikator dari aspek kemudahan penggunaan e-modul seperti aplikasi e-modul mempercepat proses pembelajaran, aplikasi e-modul mudah untuk dipelajari, aplikasi e-modul dapat digunakan kapan saja dan aplikasi e-modul mudah digunakan pada handphone memperoleh hasil presentase sempurna yaitu 100%. Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan siswa merasa sangat terbantu ketika belajar dengan menggunakan e-modul karena materi di dalam e-modul disajikan secara lengkap dan mudah dipahami sehingga siswa dapat belajar secara mandiri dimanapun dan kapanpun menggunakan handphone yang dimiliki oleh siswa.
Hal ini menunjukkan bahwa 94,1% siswa setuju bahwa e-modul yang dikembangkan mudah digunakan dan bermanfaat untuk proses pembelajaran. Hal ini mendukung penelitian yang dilakukan oleh Wulansari E., dkk (2018) yang menyatakan bahwa tingkat kemudahan suatu e-modul dapat dilihat dari hasil respons siswa terhadap penggunaannya. Berdasarkan hal tersebut, dapat dikatakan bahwa e-modul berbasis Articulate Storyline 3 pada materi keseimbangan dan struktur pasar telah melalui uji respons siswa dan terbukti sangat baik dan mudah dalam penggunaannya.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka produk yang telah berhasil dikembangkan yaitu e-modul berbasis articulate soryline pada materi keseimbangan dan struktur pasar dinyatakan sangat layak untuk digunakan dalam pembelajaran ekonomi. E-modul juga terbukti dapat memberikan manfaat dan semangat siswa dalam belajar, serta mempermudah siswa dalam memahami materi.
Description
Reupload file Repositori 4 Februari 2026_Kholif?Keysa
