Kualitas Hidup Pasien TB MDR dengan Komorbid Diabetes Mellitus di RSD dr. Soebandi Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran
Abstract
Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh
bakteri Mycobacterium tuberculosis. Resistensi obat terhadap Mycobacterium
tuberculosis menjadi ancaman yang semakin besar terhadap kesehatan masyarakat.
Salah satu jenis dari TB resisten obat yang banyak ditemukan adalah multidrug
resistant tuberculosis (TB MDR). Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu
komorbid yang dapat meningkatkan beban penyakit TB, sehingga memengaruhi
kualitas hidup pasien. Penelitian dari kualitas hidup pada pasien TB MDR yang
memiliki penyakit komorbid diabetes mellitus sangat sedikit, sehingga peneliti
tertarik untuk membahas tentang kualitas hidup pasien TB MDR yang memiliki
riwayat DM.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan
desain cross-sectional. Pengambilan sampel dilaksanakan dengan teknik non
probability sampling dengan jenis sampel penelitian total sampling. Sampel
diambil berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, pada periode waktu yang Maret
hingga Mei 2024. Jenis dan sumber data pada penelitian ini menggunakan data
primer dan sekunder. Data primer dari penelitian ini adalah hasil kuisioner kualitas
hidup pada pasien yang telah diberikan terapi TB MDR. Data sekunder dari
penelitian ini adalah data riwayat diabetes melitus. Data yang terkumpul akan
dilakukan analisis univariat dan bivariat. Analisis univariat dilakukan untuk
menggambarkan jawaban responden dalam bentuk naratif dan tabel persentase.
Sementara analisis bivariat digunakan untuk menyelidiki hubungan antara variabel
independen dan dependen, dengan menggunakan uji statistik seperti uji Chi-Square.
Jumlah sampel pasien yang didapatkan dalam penelitian ini berjumlah 67
pasien. Rata-rata usia pasien pada penelitian ini adalah 40,24 tahun, dengan rentang
usia antara 18 hingga 74 tahun. Hasil analisis menggunakan chi-square pada
hubungan variabel riwayat DM dengan nilai kualitas hidup secara keseluruhan
didapatkan nilai signifikansi (Sig.) sebesar 0,042 yang menunjukkan bahwa
hubungan ini signifikan. Nilai Odds Ratio (OR) yang didapatkan adalah 4,645, yang
menunjukkan bahwa Pasien yang tidak memiliki komorbid DM memiliki kualitas
hidup yang lebih baik 4,635 kali lipat dibandingkan pasien yang memiliki komorbid
DM. Dalam analisis pada masing-masing domain kualitas hidup, hanya ditemukan
hubungan yang signifikan antara riwayat DM dengan domain fisik, dan tidak
signifikan pada domain psikologis, sosial, dan lingkungan. Sehingga dapat
disimpulkan terdapat hubungan signifikan antara riwayat DM dan penurunan
kualitas hidup pasien TB MDR, terutama pada domain fisik.
Description
Reupload Repository 9 Februari 2026_Hasyim/Firdiana
