Faktor yang Mempengaruhi Keikutsertaan Skrining Hipotiroid Kongenital di Wilayah Kerja Puskesmas Kaliwates (Sebuah Pendekatan Theory Health Belief Model)
| dc.contributor.author | Zeany Farra Firdausy | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-04T07:54:13Z | |
| dc.date.issued | 2026-07-07 | |
| dc.description | Validasi dan Finalisasi Repositori File 04 Agustus 2026_Kholif Basri | |
| dc.description.abstract | Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) merupakan upaya deteksi dini gangguan fungsi tiroid pada bayi baru lahir yang penting dilakukan untuk mencegah terjadinya keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan serta disabilitas intelektual permanen. Keikutsertaan orang tua dalam program SHK dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah persepsi individu yang dijelaskan dalam teori Health Belief Model (HBM). Komponen dalam HBM meliputi persepsi kerentanan (perceived susceptibility), persepsi keparahan (perceived severity), persepsi manfaat (perceived benefits), persepsi hambatan (perceived barriers), isyarat untuk bertindak (cues to action), serta efikasi diri (self-efficacy). Informasi mengenai pentingnya SHK telah banyak disampaikan oleh tenaga kesehatan melalui berbagai media, namun masih ditemukan adanya orang tua yang tidak mengikutsertakan bayinya dalam program tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan saja belum tentu mampu mendorong perubahan perilaku, sehingga diperlukan kajian lebih lanjut untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi keputusan orang tua dalam mengikuti SHK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah orang tua bayi di wilayah kerja Puskesmas Kaliwates dengan jumlah sampel sebanyak 62 responden yang terdiri dari 31 responden kelompok yang mengikuti SHK dan 31 responden kelompok yang tidak mengikuti SHK. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur komponen dalam Health Belief Model. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan variabel penelitian, serta analisis bivariat menggunakan uji Independent Sample T-Test untuk mengetahui perbedaan rata-rata persepsi antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen sehingga memenuhi syarat untuk dilakukan uji parametrik. Analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok yang mengikuti dan tidak mengikuti SHK pada seluruh variabel dalam Health Belief Model, yaitu persepsi kerentanan dengan nilai p = 0,966, persepsi manfaat dengan nilai p = 0,208, persepsi hambatan dengan nilai p = 0,547, serta isyarat untuk bertindak (cues to action) yang juga tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p > 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan persepsi orang tua terhadap pentingnya SHK relatif sama pada kedua kelompok. Meskipun demikian, keikutsertaan dalam program SHK tidak sepenuhnya dipengaruhi oleh faktor persepsi tersebut. Faktor lain seperti rendahnya efikasi diri ibu dalam pengambilan keputusan, serta pengaruh keluarga terutama suami dan orang tua, menjadi faktor yang lebih dominan dalam menentukan keikutsertaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan berdasarkan komponen Health Belief Model antara kelompok partisipan dan nonpartisipan SHK. Hal ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan tindakan (knowledge-action gap), dimana orang tua telah memiliki pemahaman yang baik namun belum diikuti dengan perilaku partisipatif. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan partisipasi SHK yang tidak hanya berfokus pada penyampaian informasi, tetapi juga pada penguatan efikasi diri, dukungan keluarga, serta pendekatan komunikasi kesehatan yang lebih efektif dan sesuai dengan kondisi sosial budaya masyarakat | |
| dc.description.sponsorship | Yunus Ariyanto, S.KM., M.Kes. | |
| dc.identifier.other | Kholif Basri | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/13064 | |
| dc.language.iso | Other | |
| dc.publisher | Fakultas Kesehatan Masyarakat | |
| dc.subject | Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) | |
| dc.subject | deteksi dini | |
| dc.subject | gangguan fungsi tiroid | |
| dc.subject | bayi baru lahir | |
| dc.subject | Analisis data | |
| dc.title | Faktor yang Mempengaruhi Keikutsertaan Skrining Hipotiroid Kongenital di Wilayah Kerja Puskesmas Kaliwates (Sebuah Pendekatan Theory Health Belief Model) | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 5 of 7
Loading...
- Name:
- 222110101013 - ZEANY FARRA FIRDAUSY - BAGIAN DEPAN.pdf
- Size:
- 849.04 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 222110101013 - ZEANY FARRA FIRDAUSY - BAB 1.pdf
- Size:
- 390.56 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 222110101013 - ZEANY FARRA FIRDAUSY - BAB 2.pdf
- Size:
- 487.53 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 222110101013 - ZEANY FARRA FIRDAUSY - BAB 3.pdf
- Size:
- 397.48 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
Loading...
- Name:
- 222110101013 - ZEANY FARRA FIRDAUSY - BAB 4.pdf
- Size:
- 403.54 KB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
