Studi Radiografi Impaksi Gigi Molar Ketiga Rahang Bawah Menurut Klasifikasi Winter dan Quek di RSGMP Universitas Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kedokteran Gigi

Abstract

Impaksi gigi adalah kegagalan erupsi gigi, baik sebagian maupun total. Gigi molar ketiga rahang bawah memiliki frekuensi paling tinggi mengalami impaksi dibandingkan dengan gigi permanen lainnya. Hal ini disebabkan oleh tahap erupsi molar ketiga yang paling akhir. Salah satu klasifikasi yang digunakan untuk menentukan kebutuhan dan keberhasilan perawatan pada gigi impaksi adalah klasifikasi menurut Winter dan Quek. Winter dan Quek mengelompokkan impaksi gigi molar ketiga rahang bawah berdasarkan hubungan gigi yang mengalami impaksi dengan panjang sumbu gigi molar kedua rahang bawah. Klasifikasi ini mencakup berbagai posisi spasial, seperti mesioangular, vertikal, horizontal, distoangular, transverse, dan inverted. Impaksi gigi dapat dievaluasi melalui pemeriksaan klinis maupun radiologi. Radiografi panoramik merupakan jenis radiografi yang dapat digunakan untuk menilai impaksi gigi molar ketiga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi impaksi gigi molar ketiga rahang bawah menurut klasifikasi Winter dan Quek berdasarkan jenis kelamin pada pasien Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Universitas Jember melalui radiografi panoramik. Penelitian ini melibatkan 74 sampel radiograf panoramik dari pasien rujukan yang ditujukan ke RSGMP Universitas Jember dengan kasus impaksi gigi molar ketiga rahang bawah di Instalasi Radiologi RSGMP Universitas Jember pada Mei 2022-Mei 2024 dengan usia >20 tahun. Data dianalisis menggunakan uji Chisquare untuk menguji hubungan klasifikasi Winter dan Quek impaksi gigi molar ketiga rahang bawah pada bulan Mei 2022-Mei 2024 di Instalasi Radiologi RSGMP Universitas Jember dengan jenis kelamin dan dengan regio, dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa impaksi gigi molar ketiga rahang bawah pada bulan Mei 2022-Mei 2024 di Instalasi Radiologi RSGMP Universitas Jember pada pasien perempuan lebih banyak (67,57%) dibandingkan dengan pasien laki-laki (33,78%); impaksi pada regio 48 (42,57%) lebih banyak dibandingkan regio 38 (41,89%); impaksi bilateral lebih banyak (68,92%) dibanding unilateral. Impaksi molar ketiga rahang bawah di Instalasi Radiologi RSGMP Universitas Jember pada Mei 2022-Mei 2024 dengan klasifikasi mesioangular, vertikal, dan distoangular lebih banyak ditemukan pada perempuan, sementara klasifikasi horizontal dan inverted lebih banyak ditemukan pada laki-laki. Impaksi molar ketiga rahang bawah di Instalasi Radiologi RSGMP Universitas Jember pada Mei 2022-Mei 2024 klasifikasi mesioangular dan distoangular pada regio 48 lebih banyak dibandingkan dengan regio 38, sedangkan pada klasifikasi vertikal, horizontal, dan inverted pada regio 38 lebih banyak dibandingkan dengan regio 48. Namun, secara statistik, tidak terdapat hubungan signifikan antara klasifikasi Winter dan Quek impaksi molar ketiga rahang bawah di Instalasi Radiologi RSGMPUniversitas Jember pada Mei 2022-Mei 2024 dengan regio.

Description

Reupload file repository 10 Februari 2026_Ratna

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By