Pemetaan Sebaran Unsur Hara Kalium dan Bahan Organik Serta Rekomendasi Pemupukan dI Lahan Tebu Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Tebu termasuk salah satu komoditas pertanian yang menghasilkan produk
berupa kristal-kristal gula sehingga banyak dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia
dalam kehidupan sehari-hari. Penurunan produktivitas tebu khususnya di Provinsi
Jawa timur merupakan permasalahan yang sangat penting. Kebijakan-kebijakan
yang dilakukan untuk meningkatkan produktivitas tebu khususnya di wilayah
Provinsi Jawa Timur ialah dengan melakukan perluasan areal tebu dan
peningkatan kualitas tebu. Kegiatan perluasan areal tebu dilakukan dengan
merubah alih fungsi lahan sehingga mengakibatkan adanya degradasi lahan dari
proses pengolahan lahan hingga budidaya. Degradasi lahan ini menyebabkan
berkurangnya ketersediaan unsur hara makro dan mikro serta fisika dan biologi
pada tanah sehingga berdampak pada berkurangnya produktivitas tebu. Tanaman
tebu membutuhkan unsur hara makro yang tinggi terutama unsur kalium dalam
proses pertumbuhannya. Maka, perlu ada upaya untuk meningkatkan unsur hara
khususnya kalium dan meningkatkan kualitas lahan yaitu dengan memberikan
upaya rekomendasi pemupukan dan memetakan status sebaran hara kalium dan
bahan organik pada lahan lokasi penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui status sebaran kalium dan bahan organik dan juga rekomendasi
pemberian pupuk.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan dan observasi dengan
analisis lapang dan analisis laboratorium. Metode yang dilakukan saat penelitian
meliputi pra survey, survey dan pasca survey. Kegiatan pra survey yaitu
melakukan persiapan dengan membuat peta Satuan Peta Lahan (SPL) yang
digunakan sebagai acuan untuk pengambilan sampel tanah. Kegiatan survey yaitu
melakukan pengambilan sampel tanah sesuai dengan titik yang ada di peta SPL
dengan mengambil sampel sebanyak 10 titik. Kegiatan pasca survey meliputi
analisis laboratorium, analisis data, pengolahan data dan interpretasi data.
Interpretasi data ini meliputi hasil persebaran unsur hara kalium dan bahan
organik yang disajikan dengan peta sebaran kemudian dilanjutkan dengan
perhitungan rekomendasi pemupukan. Lokasi penelitian dilakukan di Lahan Tebu
Afdelling Talang Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember. Penelitian
dilakukan pada bulan Desember 2023-Juni 2024.
Hasil menunjukkan bahwa status sebaran unsur hara kalium di lokasi
penelitian termasuk dalam kategori rendah dengan hasil analisis laboratorium
menunjukkan nilai <100 ppm seluas 6.545,01 ha dikarenakan beberapa faktor
yang memungkinkan kalium tidak tersedia dalam tanah antara lain diseraptanaman, pencucian, dan erosi. Sedangkan untuk bahan status sebaran bahan
organik termasuk dalam kategori rendah dan sedang. Status rendah ditunjukkan
apabila nilai bahan organik hasil analisis laboratorium menunjukkan nilai <2%
sedangkan sedang apabila nilai bahan organik menunjukkan nilai 2-5%. Status
sebaran kategori rendah seluas 5.733,64 ha sedangkan untuk kategori sedang
seluas 811,37 ha. Rekomendasi pemupukan unsur kalium yang hasil yang
direkomendasikan sebesar 175 kg K2O/ha dengan pupuk spesifik KCl sebesar 292
kg KCl/ha. Rekomendasi pemupukan bahan organik yang direkomendasikan
berada pada rentang 0 – 4,34 ton/ha tergantung pada nilai bahan organik. Apabila
nilai bahan organik >2% tidak perlu dilakukan pemupukan bahan organik karena
sudah mencapai nilai minimal status sedang bahan organik untuk tanaman tebu.
Description
Reupload file repository 6 februari 2026_agus/feren
