Pengaruh Pengaplikasian Dosis Pupuk Organik Cair dan Komposisi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Stek Kopi Robusta (Coffea Canephora)
| dc.contributor.author | Singgih Pujo Rahasto | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-04T01:00:22Z | |
| dc.date.issued | 2025-01-15 | |
| dc.description | Rename file repositori 4 februari 2026_ratna/dea | |
| dc.description.abstract | Kopi merupakan komoditas yang memiliki pasar yang baik di dalam maupun luar negeri. Komoditas kopi memegang peran penting sebagai salah satu sumber pendapatan bagi masyarakat Indonesia. Permasalahan yang dihadapi oleh petani indonesia adalah rendahnya produktivitas tanaman kopi. Pemumpukan menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk pemenuhan unsur hara kebutuhan tanaman, terpenuhinya unsur hara membuat tanaman tumbuh dengan optimal dan berproduksi secara maksimal. Pemupukan menggunakan pupuk organik mempunyai manfaat dapat menyuburkan tanah dan sebagai makanan bagi mikroorganisme tanah, penggunaan Pupuk Organik Cair diharapkan mampu meningkatkan hasil panen kopi secara kualitas maupun kuantitas. Selain itu media tanam pada pembibitan kopi robusta memegang peranan untuk pertumbuhan bibit kopi. Maka dari itu, pentingnya mengetahui interaksi pengaplikasian POC dan jenis komposisi media tanam terhadap pertumbuhan bibit stek kopi robusta. Metode yang digunakan dalam pengamatan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi POC kulit pisang (D) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu D0: 0 ml/L (kontrol), D1: 15 ml/L, D2: 30 ml/L, dan D3: 45 ml/L. Faktor kedua adalah kombinasi media tanam (T) yang terdiri dari 3 taraf yaitu T1: tanah, T2: tanah + kulit kopi (3:1), dan T3: tanah + jerami padi (3:1). Parameter yang diamati, yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), diameter batang (mm), jumlah akar (akar), panjang akar (cm), volume akar (dm3 ), berat segar tanaman (gram), dan berat kering tanaman (gram). Data hasil pengamatan dari masing-masing perlakuan dianalisis secara statistik dan dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara konsentrasi POC dan komposisi media tanam terhadap pertumbuhan bibit stek kopi robusta. Pengaruh utama konsentrasi POC pada perlakuan D3 (konsentrasi POC 45 ml/L) memberikan hasil terbaik pada variabel diameter batang dan panjang akar sedangkan pengaruh utama komposisi media tanam pada perlakuan T3 (tanah + jerami padi) memberikan hasil terbaik pada variabel tinggi tanaman, jumlah daun, volume akar, berat segar tanaman, dan berat kering tanaman. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: : Ir. Setiyono, M.P. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1374 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Pertanian | |
| dc.subject | pupuk organik cair | |
| dc.subject | media tanam | |
| dc.subject | kopi robusta | |
| dc.subject | kulit kopi | |
| dc.title | Pengaruh Pengaplikasian Dosis Pupuk Organik Cair dan Komposisi Media Tanam Terhadap Pertumbuhan Bibit Stek Kopi Robusta (Coffea Canephora) | |
| dc.type | Other |
