Hubungan Kadar Proline-Rich Protein (PRP) Saliva dan pH Saliva terhadap Indeks DMF-T pada Anak Usia 10 – 12 Tahun di SDN 1 Jelbuk Kecamatan Jelbuk Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran Gigi
Abstract
Karies gigi adalah penyakit kronis yang umum terjadi pada anak-anak, termasuk di Indonesia, dan prevalensinya sangat tinggi pada usia sekolah dasar. Saliva berperan penting dalam proses karies, dengan komponen seperti kadar Proline-Rich Protein (PRP) dan pH saliva menjadi faktor utama yang dapat mempengaruhi kesehatan gigi. PRP merupakan salah satu protein saliva yang disekresikan kelenjar parotis dan submandibular yang berperan dalam mencegah terjadinya karies gigi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kadar PRP saliva dan pH saliva terhadap indeks DMF-T (Decayed, Missing, Filled Teeth) pada anak usia 10–12 tahun di SDN 1 Jelbuk, Kecamatan Jelbuk,
Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional, melibatkan 62 anak sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan klinis untuk indeks DMF-T, pengukuran pH saliva menggunakan pH meter, serta analisis kadar PRP saliva menggunakan metode Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Analisis data dilakukan dengan uji statistik non-parametrik Spearman correlation.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata indeks DMF-T sebesar 1,7, yang tergolong dalam kategori rendah menurut klasifikasi WHO. Kadar PRP saliva rata-rata adalah 0,338 µg/ml, sementara rata-rata pH saliva adalah 6,51, yang berada dalam kisaran normal. Tidak ditemukan hubungan signifikan antara kadar PRP saliva dengan indeks DMF-T (p > 0,05). Namun, terdapat hubungan signifikan antara pH saliva dengan indeks DMF-T (p < 0,05), dengan koefisien korelasi -0,647, menunjukkan bahwa penurunan pH saliva (lebih asam) berhubungan dengan peningkatan karies gigi. Faktor usia dan jenis kelamin juga dianalisis; hasil menunjukkan bahwa indeks DMF-T cenderung meningkat seiring bertambahnya usia, tetapi perbedaan berdasarkan jenis kelamin tidak signifikan.
Kesimpulan penelitian ini adalah kadar PRP saliva tidak memiliki hubungan signifikan terhadap indeks DMF-T, sedangkan pH saliva menunjukkan hubungan yang signifikan dengan indeks DMF-T. Hasil ini mengindikasikan bahwa pH saliva merupakan faktor penting dalam perkembangan karies gigi, sementara pengaruh PRP saliva mungkin memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami perannya secara lebih mendalam.
Description
Reuploud file repositori 22 Jan 2026_Firli
