Hubungan Antara Pola Konsumsi Natrium, Kolesterol, Dan Perilaku Merokok Dengan Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat Pesisir Watu Ulo Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Abstract
Hipertensi adalah kondisi meningkatnya tekanan darah ≥140/90 mmHg dan
menjadi penyebab kematian tertinggi kedua di dunia. Di Indonesia, prevalensinya
mencapai 30,8%, dan di Jawa Timur sebesar 34,3%. Kabupaten Jember mencatat
163.865 kasus hipertensi pada 2024, dengan Kecamatan Ambulu mencatat 7.396
kasus berada di peringkat ketiga tertinggi di wilayah pesisir. Faktor penyebab
hipertensi terbagi menjadi faktor yang tidak dapat diubah (seperti usia dan genetik)
dan faktor yang dapat diubah, seperti pola makan tinggi natrium dan kolesterol,
serta kebiasaan merokok. Puskesmas Sabrang, yang membawahi wilayah pesisir
Dusun Watu Ulo, mencatat 2.703 kasus. Studi pendahuluan menunjukkan bahwa
sebagian besar masyarakat Watu Ulo memiliki pola makan tinggi garam (ikan asin,
mie instan) dan kolesterol (jeroan, makanan cepat saji), serta rendah konsumsi buah
dan sayur, sehingga 13 dari 20 responden mengalami hipertensi. Tujuan penelitian
untuk menganalisis hubungan antara konsumsi natrium, kolesterol, dan perilaku
merokok dengan kejadian hipertensi pada masyarakat pesisir Watu Ulo Jember.
Description
re upload repoisitory maret 2026 Rudi H
