Komunitas Roleplay sebagai Ruang Ekspresi Diri: Studi Interaksionisme Simbolik pada Roleplayer di Instagram

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Imu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena komunitas roleplay di Instagram yang semakin berkembang, namun jarang dikaji secara khusus sebagai ruang ekspresi diri, melainkan lebih sering dilihat sekadar sebagai konstruksi identitas atau relasi interpersonal. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana roleplay di Instagram berfungsi sebagai ruang ekspresi diri bagi para pemainnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melibatkan empat roleplayer aktif yang dipilih melalui purposive sampling, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipan, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teori interaksionisme simbolik Herbert Blumer sebagai kerangka teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa roleplay berfungsi sebagai ruang ekspresi diri melalui dua dimensi, yaitu self-reforming identity (pembentukan ulang identitas diri) dan socio-virtual escape (pelarian sosial-virtual), yang baru menjadi bermakna secara sosial setelah dikonfirmasi oleh komunitas, serta ditandai oleh dialektika berkelanjutan antara penolakan dan penerimaan antara kehidupan nyata dan komunitas roleplay. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa roleplay di Instagram merupakan ruang sosial yang aktif dan bermakna, di mana konstruksi identitas, ekspresi diri, serta negosiasi penerimaan dan penolakan berlangsung melalui interaksi simbolik yang terus-menerus.

Description

FINALISASI oleh Arif 2026 Juli 28

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By