Peran Komunitas Kampoeng Batara dalam Pengembangan Industri Kerajinan Bambu (Studi deskriptif di Lingkungan Papring, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi)

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Kondisi Lingkungan Papring yang masih asri membuat masyarakat terbiasa memanfaatkan bambu sebagai mata pencarian. Saat ini industri kerajinan bambu banyak mengalami kemajuan. Varian produk kerajinan sudah modern dengan media pemasaran yang dapat menjangkau konsumen luar daerah. Kondisi ini berbeda dengan dahulu yaitu, para pengrajin hanya mampu membuat besek dan gedek saja dengan penjualan yang masih terbatas pada pasar lokal dan tengkulak. Perubahan ini atas adanya kontribusi dari komunitas Kampoeng Batara yang turut berperan dalam mengembangkan industri kerajinan bambu. Peran agen perubahan menjadi konsep utama dalam menganalisis peran Kampoeng Batara dalam pengembangan industri kerajinan bambu Papring. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi deskriptif. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive area dan penentuan informan secara purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi non partisipan, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik Miles, Huberman, & Saldana, sedangkan untuk menguji keabsahan data menggunakan metode triangulasi sumber. Temuan dalam penelitian ini adalah terdapat empat peran Komunitas Kampoeng Batara dalam mengembangkan industri kerajinan bambu yang didasarkan pada teori peran agen perubahan Jim Ife, yaitu: (1) Peran Fasilitatif, yang dilakukan pada tahap kampanye dengan memfasilitasi kreativitas pengrajin melalui berbagai kegiatan tahunan, dan memfasilitasi anak-anak untuk belajar mengenai kerajinan melalui kurikulum kegiatan edukasi. Selanjutnya tahap pelatihan, yaitu memfasilitasi pengrajin melalui kelas pengembangan secara berkala. Selanjutnya pada tahap pengorganisasian pengrajin dengan membentuk kelompok kriya bambu Papring untuk mempermudah koordinasi antar pengrajin. serta, pada tahap promosi dengan memfasilitasi pemasaran produk melalui media sosial dan e-commerce supaya jangkauan pasar meluas. (2) Peran Representasional. Peran Kampoeng Batara sebagai representator dalam kegiatan pelatihan dengan mewakili pengrajin untuk mengomunikasikan kebutuhannya kepada sistem. Selanjutnya ada pada tahap promosi melalui kolaborasi dengan Pemuda Digital dalam menciptakan situs web kampung dan e-commerce sebagai media pemasaran. (3) Peran Edukasional. Peran edukasional Kampoeng Batara pada kegiatan kampanye dengan melakukan penyadaran terhadap masyarakat mengenai esensi kerajinan bambu bagi Papring serta melalui kegiatan edukasi. Kedua, dalam sehingga menjadi produk dengan nilai jual yang lebih tinggi. (4) Peran Teknis. Peran Teknis Kampoeng Batara dalam pengembangan industri kerajinan bambu Papring dilakukan dengan menjalankan fungsi pengawasan finansial terhadap laporan keuangan pada Kelompok Kriya Bambu Papring.

Description

Reupload Repository 5 Februari 2026_Hasim

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By