Kualitas Pelayanan Administrasi di Kantor Kelurahan Sumbersari Kabupaten Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengkaji tentang kualitas pelayanan
administrasi di Kantor Kelurahan Sumbersari. Hal ini perlu untuk dikaji dikarenakan
pelayanan publik merupakan salah satu variabel yang menjadi ukuran keberhasilan
pelaksanaan otonomi daerah. Masih terdapat masalah pada kualitas pelayanan oleh
Kelurahan Sumbersari. Jika dilihat dari nilai ulasan google Kantor Kelurahan
Sumbersari, (Sumber: Website Google Review Kantor Kelurahan Sumbersari).
Kabupaten Jember dimana Kelurahan Sumbersari mendapat 2,6 dari 5 bintang
menunjukkan hasil yang kurang baik dimana ada kesenjangan dibandingkan dengan
nilai kinerja pelayanan Pemerintah Kabupaten Jember secara keseluruhan yang dinilai
baik, yang dilihat dari hasil survei Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dari pelayanan
di Pemerintahan Kabupaten Jember yang mendapat predikat “B” pada tahun 2021.
Beberapa masyarakat mengeluh terkait dengan kinerja dari pelayanan nya yang lambat.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan
deskriptif. Adapun jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 50 orang dengan
menggunakan teknik accidental sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian
ini adalah kuesioner, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dianalisis
menggunakan konsep Service Quality atau Servequal yang dikemukakan oleh
Parasuraman (1990) melalui perhitungan kesenjangan atau gap antara persepsi dan
harapan masyarakat, dengan menggunakan 5 dimensi menurut Fandy. T dalam
Sinambela, dkk (2019) sebagai tolak ukur, yaitu : Function (kinerja), Confirmance
(kesesuaian), Reliability (kehandalan), Serviceability (kemampuan pelayanan),
Assurance (jaminan). Berdasarkan table rekapitulasi dan perhitungan Servequal
tersebut yaitu total skor persepsi dikurangi dengan total skor harapan masyarakat,
didapatkan hasil sebesar -0,28 dikategorikan “Cukup Baik”, kinerja (function) dengan
skor sebesar –0,1, kesesuaian (Confirmance) dengan skor sebesar -0,22, reliabilitas
(kehandalan) dengan skor sebesar -0,4, kemampuan pelayanan (serviceability) dengan
skor -0,28, dan Jaminan (assurance) dengan skor sebesar -0,38. Namun diketahui
bahwa nilai harapan masih lebih besar daripada nilai persepsi atau kenyataan, yang
menunjukkan bahwa kualitas yang saat ini dirasakan oleh masyarakat belum dapat
memenuhi harapan dari masyarakat tersebut.
Description
Reupload Repository 12 Februari 2026_Hasyim/Firdiana
