Hubungan Keterampilan Komunikasi Operator terhadap Kepatuhan Pasien Menjalankan Prosedur Perawatan Saluran Akar Gigi di RSGM UNEJ
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran Gigi
Abstract
Karies memiliki prevalensi sebesar 45,3% di Indonesia berdasarkan data Riset
Kesehatan Dasar (RISKESDAS). Karies yang dibiarkan tidak ditangani dapat
berlanjut menjadi penyakit pulpa yang memerlukan perawatan saluran akar
(endodontik konvensional). Perawatan saluran akar memerlukan prosedur dengan
kunjungan beberapa kali sehingga memerlukan kepatuhan pasien untuk
menyelesaikan rangkaian dari pemeriksaan hingga kontrol. Berdasarkan hal ini
peneliti ingin mengetahui mengetahui hubungan keterampilan komunikasi operator
terhadap kepatuhan pasien menjalankan prosedur perawatan saluran akar di
RSGMP UNEJ. Pasien yang telah mendapatkan perawatan saluran akar bulan
Oktober-Desember tahun 2024 dijadikan sampel dalam penelitian.
Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh
seluruhnya 30 pasien yang menjadi sampel penelitian. Pasien diminta untuk
mengisi kuesioner setelah mendapatkan perawatan saluran akar, pasien menjawab
pertanyaan kuesioner untuk menilai keterampilan komunikasi operator yang
merawatnya. Pasien juga akan dinilai kepatuhannya melalui data kehadiran yang
tertera pada rekam medis. Kedua penilaian tersebut akan memperlihatkan hubungan
antara keterampilan komunikasi operator terhadap kepatuhan pasien.
Hasil penelitian menunjukkan persentase 80% operator yang tergolong
memiliki keterampilan komunikasi dan 20% sisanya tergolong dalam kategori
kurang terampil. Penelitian ini juga memperlihatkan hasil kepatuhan pasien
sebanyak 93,4% dan hanya 6,6% sisanya yang tergolong pada pasien tidak patuh.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara keterampilan
komunikasi operator terhadap kepatuhan pasien dalam menjalani perawatan saluran
akar gigi di RSGMP UNEJ.
Description
Reaploud Repository February_agus
