Manajemen Risiko Pemasaran Sumpia Abon lele Menggunakan Metode FMEA dan AHP (Studi Kasus UD Matrix Jaya, Kabupaten Jember

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknologi Pertanian

Abstract

Saat ini kemajuan dan perkembangan teknologi telah mengubah sebagian gaya hidup masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan berbagai macam aktivitas dan kesibukannya. Hal ini menjadikan peluang bagi produsen untuk menciptakan keragaman produk untuk memenuhi ekspektasi dan kebutuhan masyarakat akan produk yang praktis. Salah satu produsen yang memproduksi makanan ringan yaitu UD Matrix Jaya dengan produk unggulannya yaitu sumpia abon lele. Adanya peluang dan potensi yang didapatkan tidak terlepas dari kendala yang harus dihadapi berupa tingginya tingkat risiko pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko pada pemasaran produk sumpia abon lele yang harus diprioritaskan untuk segera ditangani dan rekomendasi strategi penanganan risiko yang sebaiknya dilakukan oleh UD Matrix Jaya. Metode yang digunakan yaitu FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) dan AHP (Analytical Hierarchy Process). Penelitian ini menggunakan 3 responden pakar. Hasil penelitian pada perhitungan FMEA

Description

Reaploud Repository February_Hasyim

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By