Kapasitas Organisasi Bank Sampah Unit Mentari di Desa Dagangan Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kapasitas organisasi Bank
Sampah Unit Mentari yang terletak di Desa Dagangan, Kecamatan Dagangan,
Kabupaten Madiun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan
mendeskripsikan lima dimensi kapasitas organisasi, yaitu (1) sumber daya
manusia, (2) infrastruktur, teknologi, dan keuangan, (3) kepemimpinan strategis,
(4) program dan proses manajemen, serta (5) jejaring kerja sama dan hubungan
dengan pihak lain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan
kapasitas organisasi Bank Sampah Mentari.
Bank Sampah Mentari dalam hal sumber daya manusia memiliki delapan
pengurus yang berasal dari latar belakang profesi yang beragam, termasuk ibu
rumah tangga, petani, pedagang, dan pegawai dinas. Pengurus Bank Sampah
Mentari telah menunjukkan adanya pengembangan kapasitas organisasi melalui
partisipasi dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup
Kabupaten Madiun dan Pemerintah Desa Dagangan. Kemampuan pengurus dalam
mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan Bank Sampah
tercermin dari peningkatan jumlah nasabah yang berhasil diraih dari 70 orang
pada tahun 2021 menjadi 158 orang pada tahun 2025.
Dimensi infrastruktur dan teknologi menunjukkan bahwa Bank Sampah
Mentari masih menghadapi tantangan. Bank Sampah Mentari memiliki
infrastruktur dasar yang memadai, namun organisasi ini masih menghadapi
tantangan dalam hal keterbatasan alat angkut dan pemanfaatan teknologi.
Ketersediaan sumber keuangan yang berasal dari dana desa dan penjualan daur ulang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar organisasi, sehingga
pengembangan kapasitas di dimensi ini masih diperlukan.
Kepemimpinan strategis di Bank Sampah Mentari juga menjadi salah satu
faktor penting dalam keberhasilan organisasi. Pemimpin menunjukkan sikap
proaktif dalam menerima saran dan kritik dari pengurus maupun nasabah. Bank
Sampah Mentari menunjukkan adanya penguatan melalui kepemimpinan yang
proaktif dan inovatif. Pemimpin yang aktif terlibat dalam operasional dan mampu
merangkul pengurus dalam pengambilan keputusan mencerminkan kapasitas
kepemimpinan yang penting untuk keberhasilan organisasi, sesuai dengan konsep
kapasitas organisasi yang diusulkan oleh Horton.
Dimensi program dan proses manajemen menunjukkan bahwa Bank
Sampah Mentari telah berhasil menjalankan berbagai program inovatif seperti
tabungan emas, tabungan hari raya, dan tabungan sosial. Organisasi juga mampu
menjalankan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, seperti
kebersihan lingkungan, penurunan jumlah sampah yang masuk ke tempat
pembuangan akhir (TPA), dan peningkatan partisipasi masyarakat. Tantangan
organisasi terletak pad pembagian tugas di dalam struktur organisasi yang perlu
diperbaiki untuk meningkatkan efektivitas program.
Dimensi jejaring kerja sama dan hubungan dengan pihak lain Bank
Sampah Mentari telah berhasil menjalin kerja sama dengan berbagai pihak seperti
Pegadaian, Dinas Lingkungan Hidup, dan lembaga pendidikan. Kerja sama ini
tidak hanya mendukung program inovatif yang ada, tetapi juga memperluas
partisipasi masyarakat dan siswa dalam pengelolaan sampah.Hal tersebut
menunjukkan peningkatan kemampuan organisasi dalam membangun hubungan
eksternal yang bermanfaat.
Kapasitas organisasi Bank Sampah Unit Mentari di Desa Dagangan secara
keseluruhan telah menunjukkan kemajuan dalam berbagai aspek kapasitas
organisasi, meskipun terdapat beberapa dimensi yang perlu diperbaiki untuk
mencapai keberlanjutan dan efektivitas yang lebih baik
Description
Entry oleh Arif 2026 Februari 27
