Faktor Pengetahuan dan Aksesibilitas terhadap Cosplay Sebagai Soft power Jepang di Komunitas Cosplay
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Pada era globalisasi ini budaya menjadi salah satu peran penting dalam
penerapan soft power. Cosplay menjadi salah satu alat diplomasi budaya dalam soft
power Jepang, terutama pada strategi Cool Japan. Penelitian ini memiliki tujuan
dalam mengetahui pengaruh dari cosplay sebagai budaya pop Jepang terhadap
pengetahuan dan aksesibilitas di komunitas cosplay Banyuwangi, Jawa Timur,
Indonesia. Penelitian ini berbasis eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif dan
kuesioner sebagai metode pengambilan datanya untuk 100 responden yang terlibat
acara cosplay di Banyuwangi. Pada penelitian ini terdapat 2 penelitian berbeda
karena dipengaruhi oleh variabel yang ditemukan. Sehingga analisis data yang
digunakan adalah pengujian validitas dan reabilitas, uji statistik deskriptif dan uji
statistik inferensial, uji asumsi klasik, regresi linear berganda dan regresi linear
sederhana, serta pengujian hipotesis (Uji F, Uji T, dan R2). Hasil penelitian
menunjukkan persepsi dan sikap masyarakat Banyuwangi terhadap Jepang
dipengaruhi secara signifikan oleh pengetahuan tentang cosplay, faktor
aksesibilitas, dan cosplay dalam identitas budaya lokal. Budaya pop Jepang yaitu
cosplay diterima masyarakat global dengan baik termasuk di Indonesia, terutama
Banyuwangi. Persepsi dan sikap masyarakat Banyuwangi mengarah pada positif
sehingga membuktikan bahwa cosplay efektif digunakan sebagai alat diplomasi soft
power Jepang. Kontribusi penelitian ini dapat memberikan pemahaman tentang
efektivitas soft power Jepang di tingkat lokal dan mengenai diplomasi budaya
Jepang.
Description
Reupload file repositori 09 Mei 2026_Maya
Approved by Teddy
