Peran Modal Sosial, Ekonomi dan Kelembagaan Petani terhadap Kesejahteraan Petani Kakao di Desa Jambewangi

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Pertanian

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modal sosial, kondisi ekonomi dan peran kelembagaan petani terhadap kesejahteraan kesejahteraan petani kakao di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan rendahnya produktivitas kakao dimana kondisi tersebut diduga berkaitan dengan optimalisasi modal sosial dan efektivitas kelembagaan yang belum sepenuhnya dimanfaatkan serta kemampuan ekonomi petani yang melekat dalam aktivitas usahatani. Ketiga aspek tersebut berpotensi memengaruhi kapasitas petani dalam meningkatkan produktivitas yang berdampak pada tingkat kesejahteraan rumah tangga petani kakao. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif analitik dengan teknik analisis data Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Data diperoleh dari 45 petani responden yang ditetapkan menggunakan metode purposive sampling. Tahapan dalam analisis SEM-PLS terdiri dari evaluasi model pengukuran dan model struktural yang ditujukan untuk memastikan indikator valid reliabel serta mengetahui arah dan kekuatan hubungan. Hasil penelitian menujukkan bahwa modal sosial dan kondisi ekonomi berpengaruh signifikan terhadap produktivitas usahatani kakao, sementara peran kelembagaan petani tidak berpengaruh signifikan. Model mampu menjelaskan 59,6% variasi produktivitas usahatani. Selanjutnya, modal sosial dan produktivitas usahatani berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan petani kakao, sedangkan kondisi ekonomi dan peran kelembagaan petani tidak berpengaruh langsung. Model kesejahteraan memiliki nilai R² sebesar 58,1%. Produktivitas usahatani terbukti memediasi pengaruh modal sosial dan kondisi ekonomi terhadap kesejahteraan petani, dengan mediasi parsial sebesar 33,2% pada modal sosial dan mediasi penuh sebesar 131,1% pada kondisi ekonomi, sementara peran kelembagaan petani tidak dimediasi secara signifikan.

Description

Approved by Teddy

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By