Model Hybrid SARIMAX-LSTM untuk Peramalan Curah Hujan di Kabupaten Banyuwangi
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Abstract
Penelitian ini bertujuan memprediksi curah hujan menggunakan model
hybrid SARIMAX-LSTM. Data yang digunakan berupa data deret waktu dalam
rentang periode 1 Januari 2000 hingga 30 Oktober 2025 dan dikumpulkan dari
laman resmi NASA POWER. Variabel yang digunakan meliputi suhu, kelembapan,
kecepatan angin, dan radiasi matahari sebagai variabel eksogen dalam mendukung
pemodelan curah hujan. Data diproses melalui tahapan preprocessing, pembagian
data training dan data testing, pemodelan SARIMAX dengan grid search, hasil
residual dimodelkan oleh LSTM menggunakan metode sequence, dan penjumlahan
hasil prediksi SARIMAX dan prediksi residual.
Model hybrid SARIMAX-LSTM digunakan karena mampu menggabungkan
keunggulan SARIMAX menangkap pola linier, hubungan variabel eksogen, serta
pola musiman serta LSTM menangkap pola nonlinier yang tidak dapat dimodelkan
oleh SARIMAX. Pembagian dataset dilakukan dengan empat skema yaitu 60:40,
70:30, 80:20 dan 90:10 untuk menentukan skema mana yang mengahasilkan
peforma terbaik. Evaluasi model dilakukan menggunakan Root Mean Square Error
(RMSE).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa skema 70:30 memberikan peforma
terbaik dengan nilai RMSE terendah pada konfigurasi hyperparameter epoch 64,
batch size 200. Selain itu, visualisasi hasil peramalan model hybrid SARIMAXLSTM mampu mempertahankan pola fluktuatif yang mnejadi karakteristik curah
hujan. Hasil peramalan juga dapat mengikuti pola umum data historis. Berdasarkan
hasil tersebut disimpulkan bahwa hybrid SARIMAX-LSTM efektif dalam
memodelkan dan memprediksi curah hujan, serta memiliki potensi sebagai
referensi dalam analisis dalam pengambilan keputusan mitigasi bencana.
Description
Validasi file repositori 22 Juli 2026_Firli
