Pengaruh Model Project Based Learning Berbasis Engineering Design Process Terhadap Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMP

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Pembelajaran saat ini menekankan pada keterampilan berpikir tingkat tinggi. Keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS) merupakan keterampilan yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang melibatkan daya pikir kritis dan kreatif. Pembelajaran saat ini yang dilatihkan kepada siswa salah satunya keterampilan berpikir kreatif. Keterampilan berpikir kreatif adalah keterampilan yang dimiliki tiap individu dengan melibatkan cara berpikirnya untuk memunculkan pemikiran yang luas. Namun, keterampilan berpikir kreatif masih jarang ditekankan dalam pembelajaran di Indonesia. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan penelitian terdahulu, keterampilan berpikir kreatif masih tergolong rendah. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa guru masih jarang menerapkan keterampilan berpikir kreatif dilihat dari modul ajar, penilaian, dan beberapa dokumen. Model Project Based Learning berbasis Engineering Design Process merupakan solusi atas rendahnya keterampilan berpikir kreatif siswa karena memberikan dampak positif yang membuat siswa meningkat keterampilannya dalam sains dan matematika. Pembelajaran IPA membutuhkan keterampilan berpikir kreatif yang termasuk faktor penting dalam peningkatan kualitas kegiatan belajar. Tujuan dalam penelitian ini yaitu mengkaji pengaruh model Project Based Learning berbasis Engineering Design Process terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan desain penelitian pretest-posttest control group. Lokasi penelitian ditentukan dengan teknik purposive sampling area yang dilaksanakan di MTs Negeri 1 Jember semester gasal tahun ajaran 2023/2024. Sampel yang digunakan menggunakan teknik purposive sampling yaitu kelas VII B sebagai kelas eksperimen dan kelas VII A sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data penelitian utama berupa tes yang diberikan saat pretest dan posttest guna mengukur keterampilan berpikir kreatif di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Jumlah soal yang diberikan sebanyak 4 butir soal uraian yang disesuaikan dengan indikator berpikir kreatif. Data penelitian pendukung yang digunakan yaitu wawancara, observasi, serta dokumentasi. Metode analisis data dilakukan dengan uji normalitas dan uji homogenitas sebagai uji prasyarat. Selanjutnya dilakukan uji Independent Sample T-test dan uji t-pihak kanan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kreatif pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kelas kontrol. Kelas eksperimen memiliki rata-rata nilai pretest 59,38 dengan peningkatan rata-rata nilai posttest 88,91 sedangkan kelas kontrol memiliki rata-rata nilai pretest 53,79 dengan peningkatan rata-rata nilai posttest sebesar 83,31. Kemudian data nilai pretest dan posttest dilakukan uji normalitas memperoleh nilai signifikansi ˃ 0,05 yang menunjukkan data berdistribusi normal. Selanjutnya data dilakukan uji homogenitas memperoleh nilai signifikansi ˃ 0,05 yang menunjukkan data bersifat homogen. Data selanjutnya dianalisis dengan uji Independent Sample T-test dan uji t-pihak kanan. Berdasarkan hasil uji Independent Sample T-test diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,011 yang menunjukkan nilai signifikansi < 0,05 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil uji t-pihak kanan diperoleh nilai bahwa thitung ˃ ttabel (2,609 ˃ 1,669) yang menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima bahwa perbandingannya terjadi nilai rata-rata yang lebih baik pada kelas eksperimen terhadap kelas kontrol. Berdasarkan hasil data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa model Project Based Learning berbasis Engineering Design Process berpengaruh signifikan terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa SMP.

Description

Reupload Repositori File 09 Februari 2026_Kholif Basri

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By