Pengaruh Orabase Kombinasi Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp) dengan Asam Hialuronat dalam Menurunkan Jumlah Polymorphonuclear pada Ulser Traumatik Tikus Wistar
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Kedokteran Gigi
Abstract
Ulser traumatik merupakan lesi rongga mulut yang disertai proses inflamasi
yang ditandai dengan kerusakan jaringan epitel dan munculnya respons imun lokal
seperti peningkatan sitokin proinflamasi. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia
tahun 2023, kejadian sariawan berulang sebesar 4,1% dan sariawan menetap
sebesar 0,6%. Kondisi ini menunjukkan bahwa ulser mukosa mulut masih menjadi
masalah yang cukup umum. Pengendalian inflamasi merupakan cara dalam
mempercepat penyembuhan, dimana ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum
(Wight) Walp) memiliki kandungan flavonoid sebagai antiinflamasi, dan asam
hialuronat berperan dalam meningkatkan angiogenesis serta menjaga hidrasi
jaringan.
Penelitian ini menggunakan kombinasi ekstrak daun salam (Syzygium
polyanthum (Wight) Walp) yang diketahui memiliki aktivitas antiinflamasi dan
antioksidan, serta asam hialuronat yang berperan dalam proses regenerasi jaringan
dan menjaga kelembapan mukosa. Keduanya diformulasikan dalam sediaan
orabase sebagai basis mukoadhesif yang mampu meningkatkan retensi obat pada
permukaan mukosa mulut sehingga memperpanjang waktu kontak dan efektivitas
terapi. Kombinasi ini diharapkan dapat memberikan efek sinergis dalam
mempercepat penyembuhan ulser serta mengurangi nyeri dan inflamasi.
Penelitian ini menggunakan desain eksperimental pada tikus Wistar yang
diinduksi ulser mukosa mulut oleh karena trauma panas, kemudian dibagi menjadi
kelompok perlakuan (Orabase kombinasi ekstrak daun salam dan asam hialuronat),
kontrol positif (Triamcinolone acetonide 0,1%), dan kontrol negatif tanpa diberi
terapi. Pengamatan jumlah sel polymorhphonuclear dilakukan secara histopatologis
pada hari ke-3, ke-6, dan ke-9 menggunakan pewarnaan hematoksilin-eosin (HE)
dengan perbesaran 1000×. Data dianalisis menggunakan uji One-way ANOVA dan
dilanjutkan dengan uji post hoc LSD.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan sediaan kombinasi
ekstrak daun salam dan asam hialuronat dalam orabase memberikan perbaikan pada
gambaran klinis ulser, termasuk penurunan derajat inflamasi dan percepatan proses
penyembuhan dibandingkan kelompok kontrol yang dilihat dari jumlah
polymorphonuclear. Hasil menunjukkan bahwa efek tersebut berkaitan dengan
aktivitas antiinflamasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah formulasi orabase
kombinasi daun salam dan asam hialuronat berpotensi sebagai alternatif terapi
topikal yang efektif dalam menurunkan jumlah polymorphonuclear pada
penanganan ulser mukosa mulut.
Description
Validasi file repositori 22 Juli 2026_Firli
