Analisis Faktor Internal Terhadap Stabilitas Sistem Perbankan Syariah di Indonesia

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Abstract

Stabilitas sistem perbankan merupakan bagian dari stabilitas sistem keuangan yang merupakan cerminan dari stabilitas sistem perekonomian. Stabilitas sistem keuangan dan stabilitas sistem perbankan merupakan dua hal yang saling berkaitan. Hal ini menunjukkan bahwa perbankan memiliki peran yang sangat krusial dalam mempertahankan stabilitas perekonomian di suatu negara. Penelitian ini dilakukan untuk tujuan menganalisis pengaruh dari rasio pembiayaan bermasalah atau biasa disebut dengan NPF dan rasio pembiayaan terhadap dana pihak ketiga yang diterima oleh bank atau biasa disebut dengan FDR terhadap stabilitas sistem perbankan syariah di Indonesia. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Dimana populasi dalam penelitian ini adalah Perbankan Syariah di Indonesia, sedangkan sampel yang digunakan adalah 10 perbankan syariah di Indonesia kurun waktu 2016 – 2023. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel menggunakan STATA 15 dan Aggregate Financial Stability Index sebagai proksi stabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio pembiayaan bermasalah memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap stabilitas sistem perbankan syariah di Indonesia. Sedangkan rasio pembiayaan terhadap dana pihak ketiga yang diterima oleh bank tidak memiliki pengaruh terhadap stabilitas sistem perbankan syariah di Indonesia. Kata kunci : Rasio Pembiayaan Bermasalah, Rasio Pembiayaan Terhadap Dana Pihak Ketiga yang Diterima oleh Bank, Stabilitas Sistem Perbankan Syariah di Indonesia

Description

reeapload 2026 Rudi H

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By