Dampak Pola Asuh Permisif dalam Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini 3–4 Tahun di KB PKK Mekarsari Kauman Nganjuk
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan oleh peneliti memaparkan bahwa beberapa anak menunjukkan ketergantungan pada kebebasan berekspresi tanpa mengikuti aturan komunikasi di kelas, seperti tidak menunggu giliran berbicara dan kurang mampu mengikuti instruksi verbal. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana dampak pola asuh permisif dengan perkembangan bahasa anak usia dini 3-4 tahun di KBB PKK Mekarsari?. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsikan dampak pola asuh permisif dalam perkembangan bahasa anak usia dini 3-4 tahun di KB PKK Mekarsari. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khasanah ilmu pengetahuan. Bagi peneliti selanjutnya, penelitian ini dapat menjadi referensi atau bahan perbandingan dalam mengkaji hubungan antara pola asuh dan perkembangan anak usia dini. Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik purposive area. Penentuan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini Peneliti menetapkan informan kunci yaitu dua dari sepuluh wali murid di KB PKK Mekarsari Kauman Nganjuk, dan satu guru atau pendidik di KB PKK Mekarsari Kauman. Serta informan pendukung terdiri dari satu orang anggota keluarga. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penngumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada model Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui beberapa teknik, antara lain perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi. Triangulasi yang digunakan diantaranya adalah triangulasi sumber, dan triangulasi teknik.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa dampak pola asuh permisif meliputi keterlambatan berbicara dan ketidakmampuan mengontrol perilaku sendiri. Keterlambatan berbicara terlihat dari kesulitan anak mengucapkan atau menyampaikan kalimat yang lebih panjang secara jelas. Sedangkan ketidakmampuan mengontrol perilaku ditunjukkan melalui respons emosional ketika keinginan tidak segera terpenuhi, seperti merajuk, menangis, menunjukkan ketidaksenangan, atau perubahan sikap terhadap orang di sekitarnya, kondisi tersebut menunjukkan bahwa kemampuan anak mengendalikan perilaku ketika menghadapi kekecewaan masih memerlukan stimulasi dan pembiasaan. Dalam perkembangan bahasa, anak telah mampu menjawab pertanyaan “siapa”, “mengapa”, dan “di mana”, terutama yang berkaitan dengan hal-hal yang dikenal dan dialami sehari-hari, meskipun kelancaran, kejelasan, dan panjang jawaban belum sepenuhnya optimal. Anak juga telah mampu merangkai beberapa kata secara berurutan untuk menyampaikan maksud, menjawab pertanyaan, dan mengungkapkan pengalaman sehari-hari, tetapi masih memerlukan stimulasi dan pendampingan untuk mengembangkan kata-kata menjadi kalimat yang lebih panjang dan lengkap. Selain itu, anak telah mampu mengenali dan menirukan suara benda dan binatang di lingkungan sekitarnya.
Description
Finalisasi Maya_03 Oktober 2026
