Analisis Tingkat Kebisingan pada Area Mesin Pertambangan Bawah Tanah
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Pertambangan adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan penggalian ke dalam tanah (bumi) untuk mendapatkan sesuatu yang berupa hasil tambang (Totok Sugiarto,2019). Proses kegiatan pertambangan terdiri dari prospeksi, ekplorasi, ekploitasi, pengolahan, dan reklamasi. Dalam proses pertambangan secara umum ada 2 jenis yaitu tambang terbuka (open pit) dan tambang bawah tanah yaitu (underground). Pertambangan menggunakan sistem tambang terbuka (open pit) banyak digunakan oleh tambang batu bara sedangkan sistem tambang bawah (underground) tanah banyak ditemukan pada pertambangan emas dan tembaga. Tambang bawah tanah memiliki terowongan yang panjang untuk menuju mineral yang akan diambil. Ada 2 tahap pada pertambangan bawah tanah yaitu pengembangan dan produksi. Pada proses pengembangan meliputi pembuatan terowongan utama sebagai jalan masuk dan keluarnya alat alat berat, pembuatan fasilitas pendukung. Dalam tahap produksi perlu meliputi penggalian dan pengambilan serta pengolahan batuan mineral yang ada pada tambang bawah tanah. Tambang bawah tanah memiliki resiko keselamatan yang tinggi dibandingkan dengan tambang terbuka dikarenakan keterbatasan kondisi yang disesuaikan dengan aktivitas bawah tanahnya. Tingkat resiko yang tinggi maka keselamatan kerja haruslah menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan kegiatan tambang. Salah satu risiko yang berada pada pertambangan bawah tanah yaitu kebisingan, penyebab kebisingan ada 2 yaitu kebisingan akibat mesin dan kebisingan akibat alat berat. Pada lokasi penelitian berfokus pada kebisingan yang disebabkan oleh mesin. Mesin yang beroperasi pada lokasi penelitian ini diantaranya mesin motor fan, cooler, dan pompa. Kebisingan yang timbul akibat kinerja mesin memiliki banyak efek samping yang mampu mengganggu kesehatan manusia, terlebih lagi jika tingkat kebisingan menyentuh diatas angka 85 dBA.
Description
Reupload file Repositori 2 Februari 2026_Yudi
