Upaya Penyelesaian Masalah Pembagian Harta Gonogini Melalui Peran Kyai (Studi Deskriptif pada Tiga Keluarga di Desa Kendit Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo)

dc.contributor.authorSon Haji Sanuwar
dc.date.accessioned2026-04-06T02:56:26Z
dc.date.issued2018-12-12
dc.descriptionreupload file repositori 6 april 2026_kurnadi/feren
dc.description.abstractKonflik harta gono-gini yang terjadi pada masyarakat Madura, umumnya bisa diselesaikan dengan peran kyai, Masyarakat Madura sebagai masyarakat dengan keberagamaan yang kuat tetapi sekaligus dianggap nyaris lekat dengan tradisi atau budaya yang tidak selamanya mencerminkan nilai-nilai Islam. Sehingga secara prinsipil kebergamaan yang belum mampu mengembangkan nilai etika-religius yang bersifat perenia secara optimal. Pencitraan masyarakat Madura sebagai komunitas yang sangat memperlihatkan nilai-nilai keagamaan seberapapun sederhananya. Kyai merupakan status yang dihormati dengan seperangkat peran yang dimainkannya dalam masyarakat. Sebagai akibat dari status dan peran yang disandangnya, ketokohan dan kepempinan Kyai telah menunjukan betapa kuatnya kecakapan dan pancaran kepribadian dalam memimpin masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari bagaimana seorang kyai membangun peran strategis sebagai pemimpin masyarakat non-formal melalui komunikasi intensif dengan masyarakat. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dan jenis penelitian menggunakan studi kasus. Penentuan informan dalam penelitian menggunakan teknik purposive. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peran kyai dalam upaya penyelesaian masalah pembagian harta gono-gini melalui mediasi kyai ini memiliki makna yang sangat penting, karena kyai dalam masyarakat wilayah ini memiliki kedudukan yang sangat dihormati dan pusat rujukan kebenaran (patron). Keadaam yang seperti ini memenuhui aspek sosial masyarakat. Sedangkan symbol-simbol Islam seperti ; masjid, Al-Quran merupakan symbol yang diyakini sebagai perwujudan spek teologis atau keyakinan. Kemudian upaya yang dilakukan oleh bapak kyai dan menggunakan tahapan-tahapan sebagai berikut : Pertama, membangun hubungan harmoni antar pihak. Kedua, menggali informasi tentang pihak. Ketiga, alternatif kyai dalam memberikan solusi. Keempat, menawarkan kesepakatan antar pihak.
dc.description.sponsorshipDPU: Dr. Mahfudz Sidiq, MM
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6151
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
dc.subjectHarta Gono-Gini
dc.subjectPeran Kyai
dc.titleUpaya Penyelesaian Masalah Pembagian Harta Gonogini Melalui Peran Kyai (Studi Deskriptif pada Tiga Keluarga di Desa Kendit Kecamatan Kendit Kabupaten Situbondo)
dc.title.alternativeThe Effort in Solving the Problem About Community Property Through the Role of Kyai (Descriptive Study on Three Families of Kendit Village, Kendit District, Situbondo Regency)
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Son Haji Sanuwar-140910301028.pdf
Size:
2.99 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: