Rancang Bangun Sistem Akuisisi Data Multi-Sensor untuk Monitoring Proses Pengeringan Kopi Berbasis IoT

Abstract

Indonesia merupakan negara penghasil kopi terbesar keempat di dunia. Proses pengeringan biji kopi sangat penting untuk menghasilkan kualitas optimal dengan kadar air 12,5% pada suhu 45-50℃. Namun, metode pengeringan konvensional masih bergantung pada cuaca, memerlukan tenaga kerja intensif, dan rentan terhadap kontaminasi. Penelitian ini bertujuan merancang sistem akuisisi data multi-sensor berbasis IoT untuk monitoring proses pengeringan kopi secara real-time dan mengevaluasi kinerja protokol komunikasi HTTP dan IOTMP. Sistem menggunakan mikrokontroler ESP32yang terintegrasi dengan sensor SHT20 (suhu dan kelembapan), TSL2561 (intensitas cahaya), dan empat Load Cell dengan modul HX711. Data dikirim ke platform Thinger.io dan divisualisasikan melalui aplikasi mobile berbasis Flutter. Kalibrasi sensor menggunakan metode linear regression dan piecewise regression. Hasil penelitian menunjukkan seluruh sensor mencapai koefisien determinasi di atas 0,97 setelah kalibrasi. Protokol IOTMP lebih unggul dibanding HTTP dengan Packet Delivery ratio 97,20% dan 95,89%, latensi lebih rendah, efisiensi payload 59,00% dan 22,36%, serta konsistensi interval lebih baik dengan nilai CV 1,61% dan 4,32%. Sistem berhasil memonitor proses pengeringan selama 7 hari dengan penurunan berat kopi dari 13.000-17.000 gram menjadi 6.000-10.000 gram. Sistem ini dapat membantu petani meningkatkan kualitas dan konsistensi produk melalui monitoring berbasis data real-time.

Description

Finalisasi Hasyim/Agustus 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By