Pengaruh Intensitas dan Lama Paparan Radiasi Medan Elektromagnetik Extremely Low Frequency (ELF) Terhadap Kadar Kolesterol Darah Mencit Balb/C

dc.contributor.authorSinta Mayasari
dc.date.accessioned2026-02-05T07:46:26Z
dc.date.issued2025-06-13
dc.descriptionReupload file repositori 4 februari 2025_ratna/dea
dc.description.abstractGelombang elektromagnetik Extremely Low Frequency (ELF) merupakan bagian spektrum gelombang elektromagnetik yang memiliki frekuensi sangat rendah dengan rentang 0 Hz sampai 300 Hz. Salah satu penelitian menjelaskan pengaruh radiasi medan magnet ELF dengan intensitas 500µT dapat meningkatkan peroksidasi lipid dan penurunan parameter antioksidan jaringan darah. Kolesterol merupakan suatu jenis lipid atau lemak yang terdapat dalam tubuh dan berperan sebagai penyusun sintesis berbagai hormon steroid, vitamin D dan asam empedu serta berperan penting dalam mengatur fungsi sel. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengaruh intensitas dan lama paparan medan elektromagnetik Extremely Low Frequency (ELF) terhadap kadar kolesterol darah pada mencit Balb/C. Penelitian ini menggunakan menggunakan true experimental dengan desain penelitian pre-test post-test control group design pada mencit Balb/C. Perlakuan dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok pre-test, kelompok tanpa pemaparan medan magnet disebut kelompok kontrol dan kelompok eksperimen 500µT. Kelompok eksperimen terbagi menjadi 2 kelompok dengan lama paparan yang berbeda yaitu selama 15 menit/hari dan 60 menit/hari secara intermiten 2 kali pemaparan dalam sehari dengan jangka waktu 5 hari. Adapun sampel membutuhkan sebanyak 28 ekor mencit Balb/C. Prosedur penelitian meliputi tahap persiapan, tahap pemeliharaan, tahap perlakuan, tahap pengambilan data, tahap analisis data, tahap pembahasan dan kesimpulan. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan SPSS Uji One Way ANOVA. Pengambilan data dilakukan pada hari ke-0 dan hari ke-5. Rata-rata kadar kolesterol mencit pada kelompok pre-test sebesar 137,5714 mg/dL, kelompok post-test (kontrol) sebesar 113,000 mg/dL, kelompok post-test (eksperimen 500μT 15 menit) sebesar 105,4286 mg/dL dan kelompok post-test (eksperimen 500μT 60 menit) sebesar 103,000 mg/dL. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh paparan medan elektromagnetik Extremely Low Frequency (ELF) dengan intensitas sebesar 500μT selama 15 menit dan 60 menit dilakukan 2 kali sehari selama 5 hari terhadap kadar kolesterol pada mencit Balb/C.
dc.description.sponsorshipDPU: Dr. Sudarti, M.Kes DPA: Ike Lusi Meilina, S.Pd., M.Pd
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1840
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
dc.subjectKadar Kolesterol
dc.subjectMice Balb/C
dc.titlePengaruh Intensitas dan Lama Paparan Radiasi Medan Elektromagnetik Extremely Low Frequency (ELF) Terhadap Kadar Kolesterol Darah Mencit Balb/C
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
SINTA MAYASARI - 210210102095_SDH.pdf
Size:
1.34 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: