Tindak Tutur Ilokusi dalam Dialog Film 13 Bom di Jakarta Karya Angga Dwimas Sasongko
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Budaya
Abstract
Penelitian ini menganalisis tindak tutur ilokusi dalam dialog tokoh utama
film 13 Bom di Jakarta karya Angga Dwimas Sasongko. Tindak tutur ilokusi
merupakan tindakan yang dilakukan melalui ucapan, seperti memberikan janji,
menyampaikan pernyataan, memberikan perintah, atau mengajukan permintaan,
dan sebagainya. Film tidak hanya menyampaikan narasi visual, tetapi juga
menampilkan dialog yang kaya akan fungsi-fungsi komunikasi. Dalam film 13 Bom
di Jakarta, yang mengangkat tema terorisme dan keamanan nasional, analisis
tindak tutur ilokusi berperan penting dalam mengidentifikasi pesan-pesan tersirat
yang disampaikan oleh tokoh-tokohnya, terutama tokoh utama. Dialog tokoh utama
dalam film 13 Bom di Jakarta tidak hanya bertujuan untuk memberikan informasi,
tetapi juga untuk memengaruhi, mengatur, atau bahkan memanipulasi pihak lain.
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk dan fungsi tindak tutur
ilokusi dalam dialog tokoh utama pada film 13 Bom di Jakarta.
Terdapat tiga metode yang dilakukan dalam penelitian ini, yaitu (1)
penyediaan data, (2) analisis data, (3) penyajian hasil analisis data. Metode
penyediaan data menggunakan metode simak, kemudian dilanjutkan dengan teknik
simak bebas libat cakap dan teknik catat. Dalam menganalisis data, penelitian ini
menggunakan metode padan dengan teknik pilah unsur penentu (PUP), sedangkan
penyajian hasil analisis data menggunakan metode informal.
Hasil penelitian menunjukkan bentuk tindak tutur ilokusi asertif sebanyak
13 data, ilokusi direktif sebanyak 11 data, ilokusi ekspresif sebanyak satu data,
ilokusi komisif sebanyak empat data, ilokusi deklaratif sebanyak tiga data. Fungsi
ilokusi yang terdapat dalam film 13 Bom di Jakarta yaitu fungsi bekerja sama
(collaborative), kompetitif (competitive), menyenangkan (convivial), dan
bertentangan (conflictive). Bentuk ilokusi asertif dalam penelitian ini digunakan
untuk menyampaikan informasi yang dianggap benar oleh penutur, dengan fungsi
ilokusi yang dominan adalah bekerja sama. Contoh dalam film 13 Bom di Jakarta
meliputi dialog yang memberikan fakta atau analisis situasi, seperti pelaporan
lokasi target atau dugaan strategi musuh. Bentuk ilokusi direktif dalam penelitian
ini bertujuan memengaruhi tindakan mitra tutur, seperti perintah, permintaan, atau
ancaman, dengan fungsi yang dominan yaitu fungsi kompetitif.
Bentuk ilokusi direktif dalam film 13 Bom di Jakarta terlihat dalam dialog
teroris yang memberikan ultimatum atau instruksi kepada tokoh lain. Bentuk ilokusi
ekspresif dalam penelitian ini digunakan untuk menyatakan perasaan atau sikap
penutur terhadap suatu situasi seperti mengucapkan rasa bangga. Fungsi yang
terdapat dalam ilokusi ekspresif yaitu fungsi menyenangkan (convivial) Bentuk
Ilokusi komisif dalam penelitian ini mencakup tindakan berjanji atau berkomitmen.
Dalam film 13 Bom di Jakarta, ilokusi komisif digunakan oleh tokoh untuk
menunjukkan janji atau rencana yang akan dilakukan di masa depan, dengan fungsi
yang dominan muncul yaitu fungsi kompetitif. Ilokusi deklaratif digunakan untuk
mengubah status atau kondisi sesuatu melalui ujaran, seperti menyatakan keputusan
penting. Ilokusi deklaratif dalam film 13 Bom di Jakarta terlihat pada momen ketika
tokoh utama mengambil keputusan strategis yang memengaruhi jalannya cerita.
Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tindak tutur ilokusi dalam film
13 Bom di Jakarta menggambarkan adanya otoritas dan hierarki penutur, yang
berperan dalam membangun ketegangan dalam alur cerita serta menyampaikan
pesan ideologis tokoh utama. Bentuk tindak tutur ilokusi direktif dan fungsi ilokusi
kompetitif dominan dalam penelitian ini karena film 13 Bom di Jakarta merupakan
film aksi yang menunjukkan tindakan organisasi negara dalam menghadapi konflik
sehingga tokoh dalam film tersebut harus memberikan intruksi dan
mengesampingkan kepentingan pribadi.
Description
Reupload file repositori 27 januari 2026_Kurnadi
