Uji Aktivitas Penghambatan Asetilkolinesterase dan Butirilkolinesterase Ekstrak Etanol Kulit Buah Kakao (Theobroma Cacao L.)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Farmasi
Abstract
Penyakit Alzheimer merupakan demensia progresif bertahap yang mempengaruhi perilaku, kognitif, dan status fungsional. Penyakit Alzheimer ditandai dengan disregulasi sistem kolinergik pada otak. Sistem kolinergik mempengaruhi tingkat asetilkolin (ACh), yang merupakan neurotransmitter penting dalam fungsi pembelajaran, memori, dan kognitif. Penghambat kolinesterase merupakan target utama dalam pengobatan Alzheimer. Jenis kolinesterase yang utama dalam otak adalah AChE dan BChE. AChE ditemukan di sistem saraf pusat memainkan peran utama dalam hidrolisis ACh sedangkan BChE diproduksi di hati dan terutama ditemukan dalam plasma darah serta memainkan peran sekunder dalam hidrolisis ACh. Salah satu terapi obat yang saat ini digunakan dengan mekanisme penghambatan AChE dan BChE adalah rivastigmin. Penggunaan rivastigmin memiliki efek samping antara lain sakit kepala, diare, mual, dan muntah. Adanya efek samping tersebut, mendasari munculnya berbagai penelitian untuk mencari alternatif penggunaan tanaman herbal seperti kulit buah kakao (Theobroma cacao L.) sebagai pengobatan Alzheimer, terutama dengan penghambatan AChE dan BChE. Metode uji inhibitor enzim AChE dan BChE menggunakan metode Ellman. Prinsip metode ini adalah adanya produksi asam 5-thio-2-nitrobenzoat (TNB) berwarna kuning melalui reaksi tiokolin (TCh) dengan 5,5-dithiobis-(2 nitrobenzoic acid) (DTNB). Uji aktivitas penghambatan AChE dan BChE ekstrak etanol kulit buah kakao bertujuan untuk menganalisis potensi ekstrak etanol kulit buah kakao dalam penghambatan AChE dan BChE. Kontrol positif yang digunakan adalah rivastigmin karena memiliki mekanisme kerja menghambat AChE dan BChE. Hasil pengujian aktivitas penghambatan AChE dan BChE ekstrak etanol kulit buah kakao lebih rendah dari kontrol positif. Hasil pengujian ekstrak etanol kulit buah kakao diperoleh nilai IC50 terhadap AChE 90,700 ± 1,882µg/mL dan BChE 96,377 ± 2,380 µg/mL. Hasil pengujian terhadap kontrol positif rivastigmin menunjukkan bahwa nilai IC50 terhadap AChE sebesar 1,546 ± 0,171µg/mL dan BChE sebesar 0,300 ± 0,016 µg/mL. Hasil data IC50 yang telah diperoleh akan dilanjutkan uji T-test karena data terdistribusi normal, hasil data penghambatan AChE dan BChE menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara ekstrak etanol kulit buah kakao dan rivastigmin (p<0,05).
Description
Reupload file repositori 5 Februari 2026_Yudi
