Analisis Cryptocurrency dalam Kerangka Standar Akuntansi Indonesia

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Abstract

Hingga saat ini tidak ada standar akuntansi khusus yang secara spesifik mengatur terkait perlakuan akuntansi untuk kepemilikan cryptocurrency oleh suatu perusahaan. Hal ini berpotensi membuat adanya pelaporan yang berbeda-beda oleh tiap entitas yang memiliki cryptocurrency dan juga membuat laporan keuangan entitas menjadi kurang relevan. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perlakuan akuntansi yang sesuai mulai dari pengakuan, pengukuran, hingga pengungkapan cryptocurrency sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku di Indonesia yakni Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan systematic literature review. Data yang digunakan berupa literatur dari artikel ilmiah serta regulasi di Indonesia terkait cryptocurrency. Berdasarkan hasil analisis, penelitian ini menyimpulkan bahwa cryptocurrency dapat diklasifikasikan sebagai persediaan sesuai PSAK 202 atau sebagai Aset Takberwujud sesuai PSAK 238 tergantung pada tujuan kepemilikan cryptocurrency dan pengukuran dan pengungkapannya disesuaikan dengan klasifikasi cryptocurrency. Penelitian ini menunjukkan bahwa badan pembuat standar akuntansi perlu untuk mengembangkan standar akuntansi yang dirancang khusus untuk transaksi cryptocurrency sehingga dapat menjadi pedoman yang relevan dan berguna dalam penyusunan laporan keuangan.

Description

re upload maret 2026 Rudi H

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By