Praktik Ngangkep di Desa Mulyorejo, Kabupaten Jember: Strategi Rasional Petani Kopi dalam Menghadapi Fluktuasi Harga
| dc.contributor.author | Wisnu Aji | |
| dc.date.accessioned | 2026-08-03T12:23:07Z | |
| dc.date.issued | 2026-07-30 | |
| dc.description | Finalisasi Maya_03 Agustus 2026 | |
| dc.description.abstract | Penelitian juga menemukan bahwa hubungan petani dengan tengkulak dibangun melalui kepercayaan yang telah berlangsung lama. Selain membeli hasil panen, tengkulak memberikan bantuan berupa pinjaman modal, kemudahan pemasaran, dan dukungan ketika petani menghadapi kebutuhan mendesak. Hubungan tersebut menjadi salah satu pertimbangan petani dalam menentukan tempat penjualan hasil panen sehingga keputusan mereka tidak hanya didasarkan pada besarnya harga yang ditawarkan, tetapi juga mempertimbangkan kemudahan akses modal, kepastian pemasaran, dan hubungan sosial yang telah terjalin. Analisis menggunakan teori Samuel L. Popkin menunjukkan bahwa praktik ngangkep mencerminkan tindakan rasional petani. Keputusan untuk menyimpan ataupun menjual hasil panen didasarkan pada pertimbangan terhadap manfaat, risiko, kondisi ekonomi rumah tangga, pengalaman bertani, serta sumber daya yang dimiliki. Praktik ini juga memperlihatkan adanya konsep investasi dan pertaruhan, yaitu petani bersedia menunda penjualan dengan harapan memperoleh keuntungan yang lebih besar meskipun tetap menghadapi risiko perubahan harga. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik ngangkep merupakan strategi adaptasi petani kopi dalam menghadapi fluktuasi harga. Rasionalitas petani dalam menerapkan praktik tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh peluang memperoleh harga yang lebih tinggi, tetapi juga oleh kemampuan ekonomi, pengalaman bertani, kapasitas penyimpanan, kebutuhan rumah tangga, serta hubungan kepercayaan dengan tengkulak. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa setiap petani memiliki pertimbangan rasional yang berbeda sesuai dengan sumber daya dan kondisi yang dimilikinya. Oleh karena itu, peningkatan kesejahteraan petani perlu didukung melalui penguatan akses informasi pasar, peningkatan kapasitas penyimpanan hasil panen, serta penguatan kelembagaan petani agar memiliki posisi tawar yang lebih baik dalam menentukan waktu penjualan hasil panen dan menghadapi dinamika pasar kopi. | |
| dc.description.sponsorship | Jati Arifiyanti, S.Sosio., MA. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/12804 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | |
| dc.subject | Petani Kopi | |
| dc.subject | Ngangkep | |
| dc.subject | Fluktuasi Harga | |
| dc.subject | Rasionalitas | |
| dc.subject | Samuel L. Popkin | |
| dc.title | Praktik Ngangkep di Desa Mulyorejo, Kabupaten Jember: Strategi Rasional Petani Kopi dalam Menghadapi Fluktuasi Harga | |
| dc.type | Other |
