Sintesis AgNPs dengan bioreduktor ekstrak air kulit kopi robusta (coffea canephora) dan potensinya sebagai antioksidan
| dc.contributor.author | Adelia Risma Fadlilah | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-10T02:53:05Z | |
| dc.date.issued | 2025-05-19 | |
| dc.description | Dosen Pembimbing Utama : Dr. apt. Yuni Retnaningtyas, S.Si., M.Si. Dosen Pembimbing Anggota : Dr. apt. Dian Agung Pangaribowo, M.Farm | |
| dc.description.abstract | Nanopartikel perak (AgNPs) merupakan pengembangan nanoteknologi yang banyak digunakan karena keunikan sifatnya, seperti stabilitas kimia yang tinggi, aktivitas katalitik tinggi, biokompatibilitas baik, dan mempunyai potensi terapeutik meliputi antijamur, antikanker, antioksidan, antiinflamasi, dan antibakteri. Salah satu metode sintesis AgNPs yaitu metode biologis dengan menggunakan ekstrak tanaman sebagai bioreduktor dan capping agent untuk mendapatkan AgNPs yang stabil dan tidak mengalami aglomerasi, karena tanaman cenderung ramah lingkungan, mudah didapatkan, hemat waktu dan biaya, serta memiliki banyak metabolit sekunder seperti senyawa fenolik yang berperan dalam proses reduksi. Tanaman yang berpotensi menjadi bioreduktor dan capping agent dalam sintesis AgNPs adalah ekstrak air kulit kopi robusta karena mengandung banyak senyawa fenolik. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka dilakukan penelitian terkait sintesis AgNPs dengan menggunakan bioreduktor ekstrak air kulit kopi robusta yang ditetapkan terlebih dahulu kadar fenoliknya, disintesis, dikarakterisasi serta diuji aktivitasnya sebagai antioksidan. Penetapan kadar fenolik total ekstrak air kulit kopi robusta pada konsentrasi optimum yaitu ekstrak 0,75% sebesar 46,330±0,891 mg GAE/100 mL. Komposisi optimum yang didapatkan pada sintesis AgNPs dengan menggunakan ekstrak air kulit kopi robusta pada perbandingan volume ekstrak air kulit kopi robusta:larutan AgNO₃ 4,6mM:aquabidest yaitu 0,5:2:1 (v/v) dengan kondisi optimum yang dilakukan pada suhu 65°C selama 15 menit yang menghasilkan panjang gelombang maksimum 423 nm dengan nilai absorbansi 0,904. Hasil karakterisasi FT-IR membuktikan bahwa gugus fungsi dari senyawa fenolik berperan penting dalam proses sebagai bioreduktor dan capping agent pada sintesis AgNPs. Hasil karakterisasi PSA menunjukkan AgNPs ekstrak air kulit kopi robusta memiliki ukuran partikel rata-rata sebesar 58,7 nm dengan indeks polidispersitas (PDI) 0,342, yang tergolong dalam tipe mid-range polydispersity. Karakterisasi SEM memperlihatkan bahwa rata-rata partikel yang terbentuk yaitu spheris. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2526 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Farmasi | |
| dc.subject | AgNPs | |
| dc.subject | bioreduktor ekstrak air | |
| dc.subject | kulit kopi robusta | |
| dc.subject | (coffea canephora) | |
| dc.subject | antioksidan | |
| dc.title | Sintesis AgNPs dengan bioreduktor ekstrak air kulit kopi robusta (coffea canephora) dan potensinya sebagai antioksidan | |
| dc.type | Other |
