Agensi Pengelola Pelestari Peninggalan Kyahi Ageng Gribig (p3kag) Dalam Upaya Pelestarian Tradisi Yaaqowiyu dI Jatinom Klaten

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

fakultas ilmu sosial dan ilmu politik

Abstract

Agensi merupakan sebuah tindakan yang dilakukan oleh seseorang berdasarkan kemampuan, alasan, serta motivasi yang mendorongnya. Agensi terbentuk berdasarkan pola pemaknaan individu sebagai agen atau aktor dalam menciptakan praktik sosial yang bersumber pada struktur. Struktur diartikan sebagai sumber daya yang melatarbelakangi adanya penciptaan praktik sosial yang dilakukan oleh para agen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan agensi yang terlihat dalam kelompok Pengelola Pelestari Peninggalan Kyahi Ageng Gribig (P3KAG), sebagai agen dalam upaya melestarikan tradisi Yaaqowiyu. Tradisi Yaaqowiyu merupakan bentuk ungkapan rasa syukur masyarakat Jatinom atas berkat karunia Tuhan Yang Maha Esa. Pelaksanaan tradisi ini dimanifestasikan dalam bentuk perayaan andum apem, yang kemudian dibagikan kepada masyarakat dengan cara disebar. Tradisi ini juga merupakan sebuah langkah pendekatan dalam penyebaran agama Islam di wilayah Jatinom. Upaya penyebaran agama Islam tersebut dilakukan oleh Kyahi Ageng Gribig, dengan menggunakan medium berupa kue apem dalam majelis beliau, melalui langkah tersebut beliau secara perlahan memulai syiarnya. Dalam kegiatan majelis yang disampaikan tersebut tersemat doa yang kemudian oleh masyarakat familiar dengan istilah Yaaqowiyu. Hingga sekarang, sebagai bentuk mengenang dan melestarikan ajaran-ajaran beliau, maka dilaksanakan dalam tradisi andum apem Kyahi Ageng Gribig. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Dalam pendekatan ini, peneliti membaurkan diri bersama dengan kelompok P3KAG, yang merupakan sebuah kelompok yang merawat dan melestarikan semua peninggalan Kyahi Ageng Gribig, salah satunyatradisi Yaaqowiyu. Dalam pendekatan ini, peneliti dan informan berada dalam satu pola komunikasi yang sama, dalam menggali data mengenai topik penelitian yang diteliti. Dengan demikian pengumpulan data yang dilakukan berdasarkan tiga tahap yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini bersumber pada data primer dan data sekunder, dimana data primer diperoleh berdasarkan wawancara dengan pengurus P3KAG sebagai agen. Sementara data sekunder diperoleh berdasarkan wawancara dengan Dinas Kebudayaan, Pemuda Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Klaten, sebagai struktur. Teknik keabsahan data dilakukan dengan melalui triangulasi data, triangulasi sumber. Analisis data dilakukan dengan melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi atau kesimpulan. Hasil dari penelitian ini ialah sebagai agen, P3KAG berperan dalam menjaga serta melestarikan ajaran-ajaran yang diwariskan oleh Kyahi Ageng Gribig. Berdasarkan tiga unsur pembentuk agen, P3KAG melakukan agensinya dalam melestarikan peninggalan beliau, baik itu peninggalan fisik dan non-fisik. Hal tersebut menunjukan upaya pelestarian tradisi Yaaqowiyu tidak semata-mata dimaknai sebagai ritus perayaan saja. Akan tetapi tradisi Yaaqowiyu merupakan sarana dakwah yang memuat akan nilai, pengajaran, yang senantiasa relevan pada konteks zaman. Peran yang dihadirkan oleh kelompok P3KAG secara keseluruhan tidak hanya melestarikan sebuah tradisi, melainkan merevitalisasi konteks syiar agama dengan pendekatan kebudayaan, yang tetap relevan bagi generasi-generasi selanjutnya.

Description

Reupload file repository 3 februari 2026_agus/feren

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By