Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Jumlah Penduduk, dan UMK terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka di Kawasan Gerbangkertosusila

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Abstract

Perekonomian suatu negara dapat dikatakan behasil dikarenakan salah satunya adalah tingkat pengangguran yang rendah. Tingkat penganggguran yang mengalami penurunsn dapat menganggap bahwa pertumbuhan ekonomi telah positif. Selama masa pandemi COVID-19 tingkat pengangguran di Indonesia mengalami peningkatan cukup signifikan dikarenakan adanya kebijakan PSBB atau pembatasan sosial berskala besar yang menyebabkan banyaknya tenaga kerja harus melakukan work from home hingga harus di PHK sebab pertumbuhan ekonomi yang turut menurun sehingga berkurangnya permintaan. Pulau Jawa merupakan kontributor perekonomian nasional terbesar di Indonesia. Salah satu kawasan paling berpengaruh terhadap perekonomian adalah Kawasan Gerbangkertosusila yang merupakan kawasan metropolitan terbesar kedua di Indonesia. Dimana kawasan tersebut terdiri dari kota dan kabupaten dengan industri yang besar. Oleh karena itu tingkat pengangguran pada Kawasan Gerbangkertosusila mengalami peningkatan cukup tinggi yang disebabkan oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, jumlah penduduk, dan UMK terhadap tingkat pengangguran terbuka di Kawasan Gerbangkertosusila selama periode tahun 2018 hingga 2022. Penelitian ini merupakan studi eksplanatori dengan metode kuantitatif yang bertujuan untuk memahami hubungan sebab-akibat di antara variabel yang diteliti. Studi ini menggunakan data gabungan time series dari tahun 2018 hingga 2022 dan data cross section dari tujuh kabupaten dan kota di Kawasan Gerbangkertosusila. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan Badan Pusat Statistik, khususnya data yang berkaitan dengan masing-masing kabupaten dan kota selama periode studi yang dilakukan. Untuk analisis data, digunakan metode regresi data panel dengan menggunakan software Eviews versi 10. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di Kawasan Gerbangkertosusila selama periode 2018 hingga 2022, tingkat pengangguran terbuka dipengaruhi oleh beberapa faktor. Pertama, pertumbuhan ekonomi memiliki dampak yang negatif dan signifikan dalam peningkatan tingkat pengangguran terbuka. Kedua, jumlah penduduk memiliki pengaruh yang negatif tetapi tidak signifikan terhadap peningkatan tingkat pengangguran terbuka. Terakhir, upah minimum kabupaten/kota berdampak positif dan signifikan pada tingkat pengangguran terbuka. Kesimpulan ini menegaskan pertumbuhan ekonomi dan upah minimum kabupaten/kota sebagai faktor penentu dalam tingkat pengangguran terbuka, serta menyoroti jumlah penduduk kemudian menyesuaikan lapangan pekerjaan yang tersedia di Kawasan Gerbangekertosusila

Description

Reupload File Repository 20 Februari 2026_Rudi H/Ardi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By