Analisis Penilaian Pos Upaya Kesehatan Kerja di Kabupaten Jember Menggunakan Metode Analisis SWOT

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract

Penyelenggaraan Pos Upaya Kesehatan Kerja (Pos UKK) merupakan bentuk intervensi penting dalam perlindungan kesehatan kerja bagi pekerja informal, yang bertujuan mempermudah akses layanan kesehatan dan pembinaan oleh petugas. Kabupaten Jember memiliki 99 Pos UKK yang tercatat pada 2024, dimana 66% belum memiliki dukungan lintas sektor berupa SK Kesja dan 73% masih berada pada tahap perkembangan awal. Terdapat 1 puskesmas yang belum memiliki binaan Pos UKK yaitu wilayah Mangli, hal ini tidak sesuai dengan bentuk keberhasilan Permenkes No.100 Tahun 2015. Secara nasional, kendala penyelenggaraan Pos UKK bersumber dari faktor internal seperti sumber daya dan pendanaan, serta faktor eksternal seperti lemahnya dukungan kebijakan lintas sektor, sementara keberadaan pekerja informal yang mencapai 59,17% angkatan kerja Indonesia memerlukan intervensi kesehatan kerja yang lebih serius. Penilaian dan strategi Pos UKK dibutuhkan secara komprehensif melalui analisis SWOT yang mencakup identifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman serta perhitungan IFAS dan EFAS untuk menghasilkan perencanaan strategis dan pengambilan keputusan yang tepat dalam meningkatkan efektivitas program Pos UKK. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji hasil analisis penilaian Pos Upaya Kesehatan Kerja di Kabupaten Jember menggunakan metode analisis SWOT. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilakukan di Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Puskesmas Arjasa, Puskesmas Mangli, Puskesmas Patrang, Puskesmas Puger, Puskesmas Pakusari, Pos UKK Gudang Garam Patrang, dan Pos UKK Madura Jaya Pakusari. Informan terdiri dari 1 informan kunci, 5 informan utama dan 2 informan tambahan. Analisis data dilakukan dengan proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis tersebut digunakan dalam metode analisis SWOT dimulai dari identifikasi SWOT dari faktor internal dan eksternal organisasi melalui hasil wawancara semi terstruktur dan observasi, perhitungan IFAS dan EFAS melalui hasil kuesioner SWOT, pembuatan diagram SWOT, dan pembuatan matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan indikator kekuatan penyelenggaraan Pos UKK terdiri dari tersedia pencatatan dan pelaporan, adanya pembinaan program oleh Puskesmas, dan tersedia kader. Indikator kelemahan terdiri dari petugas kesehatan tidak berlatar belakang kesehatan kerja, tidak dilakukan pelatihan, keterlambatan pelaporan petugas kesehatan melalui SITKO, serta pemantauan dan evaluasi belum terukur. Indikator peluang terdiri dari adanya koordinasi lintas program, peningkatan kesadaran masyarakat, sistem rujukan berbasis JKN, dan tersedia lokasi. Indikator ancaman terdiri dari tidak adanya koordinasi lintas sektor, keaktifan masyarakat rendah, pekerja tidak terdaftar pada BPJS, serta sarana prasarana dan anggaran terbatas. Penyelenggaraan Pos UKK memiliki nilai IFAS sebesar 0,43 dan nilai EFAS sebesar 0,28. Nilai tersebut didapatkan posisi Pos UKK berada di kuadran I dalam diagram SWOT. Strategi S-O untuk penyelenggaraan Pos UKK adalah penggunaan hasil pelaporan untuk mengerahkan dukungan lintas sektor, pembinaan kader terkait sistem rujukan, pembinaan kader dan pemanfaatan kesadaran masyarakat untuk program berbasis pemberdayaan masyarakat. Saran yang dapat diberikan yaitu Dinas Kesehatan dan Puskesmas disarankan memperkuat kapasitas petugas dan kader melalui pelatihan, perbaikan sistem penilaian berbasis indikator kinerja untuk pemantauan yang akurat, serta upaya pemberdayaan masyarakat dalam program. Upaya ini dilakukan dengan memperkuat koordinasi lintas sektor serta komitmen penguatan anggaran dan sarana prasarana. Pada penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan pemilihan informan berdasarkan masa kerja dan peran langsung dalam kegiatan Pos UKK agar informasi yang didapat lebih konsisten dan kaya secara substantif.

Description

Reupload Repository 6 Februari 2026_Hasim

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By