Analisis Kekuatan Bending dan Kekuatan Tarik Komposit Sandwich dengan Core PLA pada Proses 3D Printing
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Penelitian ini membahas karakteristik mekanik komposit sandwich yang
menggunakan core PLA hasil 3D printing dan skin fiberglass, dengan fokus pada
pengaruh variasi persentase infill core (50% dan 90%) serta jumlah lapisan
fiberglass (1 lapis dan 3 lapis) terhadap kekuatan bending dan tarik. Komposit
sandwich merupakan salah satu jenis komposit struktur yang bagus untuk
dikembangkan. Komposit sandwich merupakan komposit yang tersusun dari 3
lapisan yang terdiri dari flat komposit sebagai kulit permukaan (skin) serta meterial
inti (core) di bagian tengahnya (berada diantaranya). Komposit sandwich dibuat
untuk mendapatkan struktur yang ringan tetapi mempunyai kekakuan dan
kekuatan yang tinggi. 3D printing adalah sebuah printing yang menampilkan data
dalam bentuk cetakan, namun berbeda dengan printing biasanya yang mencetak
data dalam sebuah kertas ataupun lembaran lainnya.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan
proses pembuatan spesimen menggunakan 3D printing untuk core dan hand lay-
up untuk skin fiberglass. Pengujian mekanik meliputi uji bending (three point
bending ASTM C393) dan uji tarik (ASTM D638). Setiap variasi spesimen diuji
dengan beberapa replikasi untuk memperoleh data yang representatif. Hasil
pengujian menunjukkan bahwa peningkatan persentase infill core dan jumlah
lapisan fiberglass secara signifikan meningkatkan kekuatan mekanik komposit
sandwich.
Hasil uji bending menunjukkan bahwa spesimen dengan infill 90% dan 3
lapis fiberglass memiliki nilai tegangan bending tertinggi, sedangkan spesimen
dengan infill 50% dan 1 lapis fiberglass memiliki nilai terendah. Hal ini
disebabkan oleh struktur core yang lebih rapat pada infill tinggi sehingga mampu
x
menopang skin dengan lebih baik dan mendistribusikan beban lentur secara
merata.
Hasil uji tarik juga menunjukkan tren yang serupa, di mana spesimen
dengan infill 90% dan 3 lapis fiberglass menghasilkan nilai tensile strength dan
regangan tertinggi. Penambahan lapisan fiberglass meningkatkan kemampuan
material dalam menahan gaya tarik sekaligus memperbesar kemampuan deformasi
sebelum patah. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa
kombinasi infill 90% dan 3 lapis fiberglass merupakan konfigurasi terbaik dalam
menghasilkan komposit sandwich dengan kekuatan bending dan tarik tertinggi.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan
komposit sandwich berbasis 3D printing untuk aplikasi struktur ringan yang
memerlukan rasio kekuatan terhadap berat yang tinggi.
Description
Reuploud file repositori 18 Mei 2026_Magang SP (Atika)_Firli
Approved by Teddy
