Mutu Fisik dan Rendemen Pati Biji Nangka (Artocarpus Heterophyllus) Hasil Pengeringan Oven Konveksi

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknologi Pertanian

Abstract

Biji nangka merupakan hasil samping pengolahan buah nangka yang masih belum dimanfaatkan secara optimal, padahal mengandung pati dalam jumlah tinggi dan berpotensi digunakan sebagai bahan baku pangan maupun nonpangan. Salah satu faktor yang menentukan mutu pati adalah proses pengeringan setelah ekstraksi. Penggunaan oven konveksi dipilih karena mampu mendistribusikan panas secara merata sehingga dapat mempercepat proses pengeringan dan menghasilkan mutu pati yang lebih baik. Selain suhu pengeringan, lama pengendapan juga berperan dalam proses pemisahan granula pati dari komponen non-pati sehingga berpotensi memengaruhi karakteristik pati yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suhu pengeringan dan lama pengendapan terhadap mutu fisik serta kadar air pati biji nangka hasil pengeringan oven konveksi Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Maret 2026 di Laboratorium Rekayasa Pangan dan Alat Mesin Pertanian, Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Jember. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor, yaitu suhu pengeringan (60°C, 70°C, dan 80°C) serta lama pengendapan (24, 48, dan 72 jam). Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak tiga kali sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Parameter yang diamati meliputi kadar air, warna (L, a, b), rendemen, daya serap air (DSA), daya serap minyak (DSM), dan densitas curah. Data dianalisis menggunakan ANOVA dua arah dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95% untuk parameter yang menunjukkan pengaruh nyata.

Description

Validasi dan Finalisasi Repositori File 30 Juli 2026_Kholif Basri

Citation

-

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By