Pengaruh Liberalisasi Perdagangan Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Industri Manufaktur di Pulau Jawa
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Abstract
Liberalisasi perdagangan secara garis besar didefenisikan sebagai
pengurangan hambatan perdagangan internasional menuju rezim perdagangan yang
lebih terbuka. Hambatan perdagangan yang dikurangi dapat berupa tarif maupun
nontarif.atau negara terbelakang dan juga untuk mengukur pengaruh dari
kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup. Tujuan dari penelitian ini untuk
menjelaskan pengaruh dari variabel intensitas ekspor, rasio penetrasi impor,
penanaman modal asing dan upah minimum provinsi terhadap penyerapan tenaga
kerja industri di Pulau Jawa. Penelitian ini menggunakan data panel dari tahun
2013-2020 dengan 10 Provinsi Pulau Jawa. Penelitian ini menggunakan Regresi
Data Panel untuk mengetahui pengaruh dari variabel independent dengan variabel
dependen. Hasil penelitian menjelaskan bahwa intensitas ekspor berpengaruh postif
signifikan terhadap serapan tenaga kerja industri, rasio penetrasi impor berpengaruh
positif tidak signifikan, penanaman modal asing berpengaruh negatif tidak
signifikan dan upah minimum berpengaruh positif signifikan. Proses hilirisasi
sektor industri manufaktur di Pulau Jawa yang masih bertumpu pada barang mentah
untuk diekspor hendaknya dipercepat oleh pemerintah di Pulau Jawa karena sektor
tersebut sangat potensial. Pemerintah di Pulau Jawa harus aktif meningkatkan
investasi dengan menyedehanakan regulasi persyaratan dan proses perizinan
investasi salah satunya dengan meningkatkan penanaman modal dalam negeri
sektor pertanian dengan bentuk padat karya. Kenaikan tingkat upah diimbangi
dengan penyerapan tenaga kerja yang semakin menurun.
Description
Reupload File Repositori 10 Februari 2026_Rudy K/Lia
