Hubungan Quick of Blood (QB) dengan Serum Iron pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis (PGK) Stadium V yang Menjalani Hemodialisis di RSD. dr. Soebandi Jember
| dc.contributor.author | Jasmine Rizky Dwinanda | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-08T06:45:15Z | |
| dc.date.issued | 2026-01-09 | |
| dc.description | reupoad 2026 Rudi H, FINALISASI oleh Agus 2026 Juni 08 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka kejadian anemia pada pasien penyakit ginjal kronis (PGK) stadium V yang menjalani hemodialisis, khususnya anemia defisiensi besi. Hal tersebut terjadi akibat kombinasi penurunan produksi eritropoietin, inflamasi kronis, gangguan metabolisme besi, serta kehilangan darah berulang selama prosedur hemodialisis. Salah satu parameter teknis penting dalam hemodialisis adalah quick of blood (QB) yang berperan dalam menentukan adekuasi dialisis dan berpotensi memengaruhi status besi pasien. Namun, hingga saat ini hubungan antara QB dan kadar serum iron pada pasien PGK stadium V masih belum banyak diteliti, khususnya di RSD dr. Soebandi Jember. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara QB dengan SI pada pasien PGK stadium V yang menjalani hemodialisis di RSD dr. Soebandi Jember. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross–sectional. Menggunakan subjek penelitian sebanyak 44 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan tidak termasuk dalam kriteria eksklusi. Pengambilan data quick of blood dilakukan dengan pengamatan langsung pada mesin hemodialisis, sedangkan data serum iron dilihat dari rekam medis pasien. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial, dengan uji normalitas Shapiro–Wilk dilanjutkan dengan uji korelasi Spearman karena data tidak normal. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar pasien berusia 50–59 tahun (38,63%) dan didominasi oleh perempuan (61,36%). Mayoritas pasien telah menjalani hemodialisis selama 12–59 bulan (61,36%). Rata–rata QB 207,727 mL/menit dan didapatkan rata–rata kadar SI pasien 46 µg/dL. Uji Shapiro–Wilk menunjukkan data QB dan SI tidak normal (p = 0.000) dan korelasi Spearman menunjukkan korelasi positif yang sangat lemah (r = 0.008) dan tidak signifikan (p = 0.961) | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : dr. Elvia Rahmi Marga Putri, S.Ked., M.Biomed. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8293 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kedokteran | |
| dc.subject | Quick of Blood | |
| dc.subject | Serum Iron | |
| dc.subject | Penyakit Ginjal Kronis | |
| dc.title | Hubungan Quick of Blood (QB) dengan Serum Iron pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis (PGK) Stadium V yang Menjalani Hemodialisis di RSD. dr. Soebandi Jember | |
| dc.type | Other |
