Studi Kualitatif Hambatan Pelaksanaan Vaksinasi BCG dari Perspektif Kader Posyandu di Wilayah Pedesaan Kabupaten Jember

dc.contributor.authorIsna Lutfiana Nabiila
dc.date.accessioned2026-06-09T02:53:27Z
dc.date.issued2026-01-26
dc.descriptionValidasi file repositori 4 Juni 2026_Magang SP (Anugrah)_Firli
dc.description.abstractTuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada anak yang memiliki risiko tinggi mengalami TB berat akibat sistem imun yang belum matang. Vaksinasi Bacillus Calmette–Guérin (BCG) merupakan upaya utama pencegahan TB berat, namun cakupan vaksinasi BCG di wilayah pedesaan Kabupaten Jember masih belum mencapai target. Kondisi ini mengindikasikan adanya hambatan dalam pelaksanaan imunisasi, khususnya pada tingkat pelayanan berbasis masyarakat yang melibatkan kader posyandu sebagai pelaksana utama di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan karakteristik sosiodemografi kader posyandu serta mengeksplorasi hambatan pelaksanaan vaksinasi BCG berdasarkan perspektif kader posyandu di wilayah pedesaan Kabupaten Jember. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 16 kader posyandu yang dipilih menggunakan teknik purposive dan snowball sampling hingga mencapai saturasi data. Analisis data dilakukan menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan pelaksanaan vaksinasi BCG bersifat multidimensional, meliputi sistem pelaksanaan vaksinasi yang belum optimal seperti tingginya beban administrasi kader, keterbatasan koordinasi kader dan bidan, karakteristik vaksin BCG sebagai vaksin multi-dose, serta kekosongan vaksin. Hambatan lainnya berasal dari keterbatasan peran dan kapasitas kader, kondisi sasaran vaksinasi, pengaruh keluarga dan tokoh agama dalam pengambilan keputusan imunisasi, rendahnya pengetahuan dan maraknya misinformasi tentang vaksinasi BCG, serta faktor budaya lokal seperti tradisi selapan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan cakupan vaksinasi BCG di wilayah pedesaan memerlukan pendekatan komprehensif yang tidak hanya berfokus pada aspek teknis pelayanan, tetapi juga pada penguatan kapasitas kader dan pendekatan sosial budaya masyarakat.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama: Dr. apt. Afifah Machlaurin, S.Farm., M.Sc.,
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8340
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Farmasi
dc.subjectVaksinasi BCG
dc.subjectKader Posyandu
dc.subjectHambatan Imunisasi
dc.subjectStudi Kualitatif
dc.titleStudi Kualitatif Hambatan Pelaksanaan Vaksinasi BCG dari Perspektif Kader Posyandu di Wilayah Pedesaan Kabupaten Jember
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
ISNA LUTFIANA NABIILA - 222210101067.pdf
Size:
3.42 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: