Pengaruh Penggunaan Turbo Cyclone Terhadap Unjuk Kerja Mesin Diesel Berbahan Bakar Biodiesel B100
| dc.contributor.author | Mariano Afandi | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-10T01:48:24Z | |
| dc.date.issued | 2025-07-07 | |
| dc.description | Reupload file repositori 10 februari 2026_PKL Fani/Firli | |
| dc.description.abstract | Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif pengganti petro diesel yang dapat diproduksi dari berbagai jenis biomasa. Meskipun biodiesel memiliki keunggulan sebagai green fuel yang aman, tidak beracun, dan dapat mereduksi emisi hingga 50%, namun biodiesel memiliki kekurangan berupa viskositas tinggi yang menyebabkan pencampuran bahan bakar dengan udara kurang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan turbo cyclone pada saluran udara mesin terhadap unjuk kerja mesin diesel berbahan bakar biodiesel B100. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan menggunakan mesin diesel berbahan bakar biodiesel B100 yang dihubungkan dengan generator dan diberi pembebanan lampu. Penelitian dilakukan dalam dua tahapan: pengujian karakteristik bahan bakar dan pengujian unjuk kerja mesin diesel. Variasi yang digunakan meliputi kondisi tanpa turbo cyclone dan dengan turbo cyclone bersudu 6, 8, dan 10 pada pembebanan 200 watt, 400 watt, dan 600 watt. Hasil pengujian karakteristik biodiesel B100 menunjukkan nilai kalor 9596,54 cal/g, viskositas kinematik 5,821 cSt, densitas 86,7 kg/m³, dan flash point 134°C. Pengujian unjuk kerja mesin menunjukkan bahwa pada pembebanan 200 watt, turbo cyclone 8 sudu menghasilkan daya tertinggi (210,99 watt) dan torsi terbesar (1,007 N.m), sedangkan turbo cyclone 10 sudu memberikan konsumsi bahan bakar terendah (0,095 ml/s) dan air fuel ratio terbaik (36,6:1). Pada pembebanan 400 watt, turbo cyclone 6 sudu memberikan daya (427,99 watt) dan torsi terbesar (2,207 N.m), sementara turbo cyclone 10 sudu tetap memberikan konsumsi bahan bakar terendah (0,1080 ml/s) dan turbo cyclone 8 sudu memberikan air fuel ratio terbaik (27,7:1). Pada pembebanan 600 watt, turbo cyclone 10 sudu menghasilkan daya tertinggi (1673 watt) dan konsumsi bahan bakar terendah (0,1379 ml/s), sedangkan turbo cyclone 6 sudu memberikan torsi terbesar (3,4189 N.m). | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Dr. Ir. Andi Sanata, S.T., M.T DPA: Ir. Franciscus Xaverius Kristianta, M.Eng., IPM. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/2431 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknik | |
| dc.subject | Biodiesel B100 | |
| dc.subject | Mesin Diesel | |
| dc.subject | Turbo Cyclone | |
| dc.subject | Konsumsi Bahan Bakar | |
| dc.subject | Air Fuel Ratio | |
| dc.title | Pengaruh Penggunaan Turbo Cyclone Terhadap Unjuk Kerja Mesin Diesel Berbahan Bakar Biodiesel B100 | |
| dc.type | Other |
